Pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) berbasis pendekatan saintifik pada materi reaksi redoks kelas X / Ahmad Hilmy Ghufron

Ghufron, Ahmad Hilmy (2019) Pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) berbasis pendekatan saintifik pada materi reaksi redoks kelas X / Ahmad Hilmy Ghufron. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Ghufron, A. H. 2019. Pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Reaksi Redoks Kelas X. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Muhammad Su’aidy, M. Pd., (II) Dr. H Parlan, M. Si. Kata kunci: UKBM, pendekatan saintifik, reaksi redoks Kurikulum 2013 telah mengimplementasikan program Sistem Kredit Semester (SKS) secara terbatas untuk meningkatkan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan peserta didik. Salah satu prinsip penyelenggaraan program SKS di SMA adalah dengan digunakannya bahan ajar berupa Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Sebagian besar sekolah yang mengikuti program SKS telah menggunakan modul belajar berbentuk UKBM, namun UKBM yang digunakan hanya memberikan sedikit rincian materi dan kegiatan ayo berlatih, sehingga kurang memotivasi peserta didik untuk belajar secara mandiri. Selain itu, UKBM yang digunakan belum memenuhi prinsip UKBM, yaitu berpusat pada siswa, mendorong kemampuan berpikir tinggi dan kemampuan abad 21 (4C). Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memiliki langkah-langkah pembelajaran yang membantu peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikirnya dalam menemukan suatu konsep, sehingga cocok diterapkan dalam menyusun UKBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) berbasis pendekatan saintifik pada materi reaksi redoks yang dibelajarkan pada kelas X. Selain itu juga untuk mengetahui tingkat kelayakan produk berupa UKBM yang dikembangkan. Pendekatan yang digunakan dalam pengembangan ini adalah model R&D yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Terdapat sepuluh tahap dalam model R&D, namun telah dimodifikasi oleh Sukmadinata (2013) menjadi tiga langkah pokok, yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk, dan uji coba produk. Terdapat dua jenis data yang diperoleh dalam penelitian, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Kedua data ini diperoleh dari uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi UKBM dilakukan bersamaan dengan uji validasi RPP sebagai patokan kegiatan dalam UKBM, uji ini dilakukan oleh dua validator, yaitu satu dosen kimia Universitas Negeri Malang, dan satu guru SMA Negeri 1 Turen. Berdasarkan analisis hasil uji validasi dan uji keterbacaan, diperoleh bahwa: (a) RPP tergolong dalam kriteria sangat valid dengan persentase rata-rata 85,55%, sehingga kegiatan pembelajaran layak digunakan untuk mengembangkan UKBM, (b) UKBM yang dikembangkan tergolong dalam kriteria sangat valid dengan persentase rata-rata 86,00%, dan (c) uji keterbacaan oleh siswa diperoleh hasil persentase rata-rata sebesar 89,00% dengan kriteria sangat layak juga. Hal ini menunjukkan bahwa UKBM berbasis pendekatan saintifik pada materi reaksi redoks kelas X dinyatakan valid dan praktis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76908

Actions (login required)

View Item View Item