Pengembangan instrumen untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa SMA kelas XI pada materi laju reaksi melalui Three-Tier Diagnostic Test / Tirangga Lutfi Prasasti

Prasasti, Tirangga Lutfi (2019) Pengembangan instrumen untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa SMA kelas XI pada materi laju reaksi melalui Three-Tier Diagnostic Test / Tirangga Lutfi Prasasti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Prasasti, Tirangga Lutfi. 2019. Pengembangan Instrumen Untuk Mendiagnosis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas XI Pada Materi Laju Reaksi Melalui Three-tier Diagnostic Test. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Muhammad Su’aidy, M.Pd., (II) Dr. H. Parlan, M.Si. Kata Kunci: three-tier diagnostic test, miskonsepsi, laju reaksi Salah satu materi dalam ilmu kimia adalah laju reaksi. Konsep-konsep dalam laju reaksi terdiri dari konsep yang paling sederhana sampai konsep yang paling kompleks. Materi laju reaksi pada dasarnya memerlukan pengetahuan dan pemahaman konsep dasar yang kuat karena cakupan materinya sangat luas. Selain itu, konsep-konsep yang harus dipahami siswa pada materi laju reaksi cenderung tentang konsep pada level simbolik, mikroskopik, dan makroskopik yang saling berkaitan satu sama lain. Berdasarkan karakteristik tersebut siswa sulit memahami konsep-konsep dalam laju reaksi dengan benar. Selain itu, kesulitan yang dialami siswa dalam memahami suatu materi juga bisa disebabkan karena siswa mengalami miskonsepsi. Siswa yang mengalami miskonsepsi pada salah satu konsep dasar akan mengakibatkan munculnya miskonsepsi pada konsep yang lebih kompleks. Oleh sebab itu, sangat penting mengetahui miskonsepsi yang dialami siswa. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa adalah three-tier diagnostic test. Instrumen tersebut dapat membedakan siswa yang paham konsep, miskonsepsi, kurang paham konsep, dan siswa yang hanya menebak saat menjawab soal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa SMA kelas XI pada materi laju reaksi melalui three-tier diagnostic test. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah mengadaptasi beberapa model penelitian pengembangan dari Treagust (1988) dengan modifikasi. Tahap-tahap penelitian pengembangan adalah: (1) menentukan cakupan materi; (2) menggali miskonsepsi siswa; (3) mengembangkan three-tier diagnostic test; (4) validasi instrumen three-tier diagnostic test; (5) revisi produk. Soal pilihan ganda dengan alasan terbuka disebarkan pada 127 siswa kelas XI MIA SMAN 1 Pakel Tulungagung untuk menggali miskonsepsi siswa yang digunakan sebagai alternatif alasan pada tier kedua. Uji coba instrumen three-tier diagnostic test dilakukan pada 121 siswa kelas XI MIA MAN 2 Tulungagung. Validator pada penelitian pengembangan ini adalah satu dosen kimia FMIPA UM dan dua guru kimia SMA Brawijaya Smart School Malang. Berdasarkan hasil validasi yang diperoleh dari validator, didapatkan rata-rata persentase validasi isi sebesar 88,1% dan rata-rata persentase validasi konstruk sebesar 84,55%. Hal itu menunjukkan bahwa instrumen tersebut sangat layak digunakan. Hasil uji coba menunjukkan nilai reliabilitas soal, validitas, daya beda, dan tingkat kesukuran butir soal. Nilai reliabilitas dari 35 soal adalah 0,889. Nilai reliabilitas dari 27 soal yang valid adalah 0,913. Dari 27 soal tersebut nilai validitasnya antara 0,366-0,772; daya bedanya antara 0,243-0,721; tingkat kesukaranya antara 0,231-0,868.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76906

Actions (login required)

View Item View Item