Pengembangan instrumen tes diagnostik four-tier untuk identifikasi miskonsepsi pada materi kesetimbangan kimia / Firda Chynthia Dewi

Dewi, Firda Chynthia (2019) Pengembangan instrumen tes diagnostik four-tier untuk identifikasi miskonsepsi pada materi kesetimbangan kimia / Firda Chynthia Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Dewi, Firda Chynthia. 2019. Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Four-Tier untuk Identifikasi Miskonsepsi pada Materi Kesetimbangan Kimia. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S. (II) Dr. H. Parlan, M.Si. Kata kunci : instrumen, tes diagnostik, four-tier , miskonsepsi, kesetimbangan kimia Penilaian hasil belajar oleh pendidik berfungsi untuk memantau kemajuan belajar, memantau hasil belajar, dan mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Miskonsepsi merupakan masalah yang paling banyak dijumpai pada materi kesetimbangan kimia. Perbaikan hasil belajar di sekolah hanya dilakukan sebatas pemberian tes ulang tanpa melihat letak kesulitan peserta didik bahkan miskonsepsinya. Tes diagnostik dapat digunakan untuk mengdiagnosis letak kesulitan peserta didik selama mempelajari suatu materi, dapat menjadi landasan untuk perbaikan pembelajaran dan dapat mengkategorikan peserta didik yang paham konsep, tidak paham konsep, dan miskonsepsi. Langkah awal untuk memutuskan perbaikan pembelajaran untuk mengurangi miskonsepsi adalah dengan mengetahui letak miskonsepsi peserta didik menggunakan instrumen tes diagnostik yang efektif. Instrumen tes diagnostik four-tier menutupi kelemahan instrumen tes diagnostik sebelumnya dan belum banyak dikembangkan khususnya pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian pengembangan ini terdiri dari lima tahapan: (1) tes dan wawancara untuk menggali konsepsi peserta didik, (2) pendefinisian konsepsi peserta didik yang tidak saintifik untuk dasar pengembangan tier kedua, (3) pengembangan prototype tes diagnostik four-tier, (4) validasi prototype instrumen tes diagnostik four-tier yaitu validasi isi dan konstruk dilakukan oleh tiga validator ahli dan uji coba terbatas dilakukan pada 80 orang peserta didik kelas XI MIPA untuk mengetahui validitas, daya beda, taraf kesukaran, efektivitas pengecoh, dan reliabilitas, (5) penyempurnaan instrumen tes diagnostik four-tier. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak dengan skor rata-rata validasi isi 95,83% ditinjau dari aspek substansi, tata bahasa, penilaian, tampilan dan keterterapan. Hasil validasi konstruk menunjukkan setiap butir soal sangat layak untuk digunakan dengan rentang skor 83,3%-100% dan skor rata-rata 25 butir soal 97%. Hasil validitas butir soal menunjukkan 25 butir soal valid pada tier gabungan pertama dan kedua, 1 butir soal tidak valid pada tier pertama yang telah direvisi, dan 4 butir soal tidak valid pada tier kedua yang telah direvisi. Hasil daya beda menunjukkan 11 butir soal cukup dan 14 soal baik. Hasil taraf kesukaran menunjukkan 9 butir soal sukar, 15 butir soal sedang, dan 1 butir soal mudah. Hasil reliabilitas soal sangat tinggi yaitu 0,848 dan reliabilitas tingkat kepercayaan diri sangat tinggi yaitu 0,834. Produk instrumen tes four-tier yang dikembangkan valid, reliabel dan layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi kesetimbangan kimia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76904

Actions (login required)

View Item View Item