Pengembangan instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis melibatkan interkoneksi multipel representasi pada materi asam basa / Insani Mutiara Dewi

Dewi, Insani Mutiara (2019) Pengembangan instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis melibatkan interkoneksi multipel representasi pada materi asam basa / Insani Mutiara Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Dewi, Insani Mutiara. 2019. Pengembangan Instrumen Asesmen Keterampilan Berpikir Kritis Melibatkan Interkoneksi Multipel Representasi pada Materi Asam Basa. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Hayuni Retno Widarti, M.Si (II) Dra. Dedek Sukarianingsih, M.Pd., M.Si. Kata Kunci: instrumen asesmen, keterampilan berpikir kritis, multipel representasi, asam basa Revolusi industri 4.0 telah mengubah cara kerja manusia menjadi digitalisasi melalui inovasi yang terus berkembang. Bekal utama agar bertahan pada era ini adalah dengan mempersiapkan keterampilan dan menambah semangat literasi salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis adalah salah satu kecakapan hidup yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan. Kurangnya inovasi dan kreatifitas guru dalam pembuatan instrumen penilaian yang melibatkan keterampilan berpikir kritis menyebabkan rendahnya pemicu daya kritis dan kreatif siswa selama proses pembelajaran. Pemahaman yang mendalam dalam mempelajari ilmu kimia akan diperoleh apabila siswa dapat menjelaskan suatu fenomena melalui representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Melatih serta mengukur keterampilan berpikir kritis dan pemahaman siswa terhadap materi kimia terutama materi asam basa membutuhkan suatu instrumen yang tidak hanya menilai hafalan tetapi juga instrumen yang melatih keterampilan berpikir kritis. Pengembangan ini dilakukan dengan tujuan 1) menghasilkan instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis yang melibatkan interkoneksi multipel representasi pada materi asam basa untuk siswa SMA/MA; 2) mendeskripsikan spesifikasi instrumen asesmen yang dikembangkan; dan 3) mengetahui kelayakan instrumen asesmen yang dikembangkan. Pengembangan instrumen ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) menurut Borg dan Gall (1989). Tahapan-tahapan yang digunakan pada model ini sangat lengkap untuk memperoleh suatu produk yang layak. Model ini tersusun dari 10 tahapan pengembangan, karena keterbatasan waktu dan biaya maka penelitian ini hanya mengadopsi 7 dari 10 tahapan pengembangan, yaitu 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan draf produk, 4) uji coba lapangan, 5) revisi hasil uji coba, 6) uji coba lapangan terbatas, dan 7) penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan. Produk yang dihasilkan pada penelitian pengembangan ini adalah seperangkat instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis yang melibatkan interkoneksi multipel representasi pada materi asam basa untuk siswa SMA/MA yang terdiri dari soal-soal dalam bentuk pilihan ganda dan esai yang dilengkapi dengan petunjuk penggunaan, kisi-kisi soal berdasarkan indikator berpikir kritis Robert H. Ennis (1985), kunci jawaban dan rambu-rambu jawaban untuk soal esai, serta pedoman pengolahan skor yang diperoleh oleh siswa. Hasil analisis validitas kelayakan tampilan dan isi, diperoleh rata-rata persentase sebesar 85% dan reliabilitas instrumen pilihan ganda dan esai masing-masing 0,773 dan 0,906 dengan katagori sangat layak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76897

Actions (login required)

View Item View Item