Pengembangan instrumen diagnostik four tier untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa kelas XI SMA pada materi hidrolisis garam / Rima Nuraini

Nuraini, Rima (2019) Pengembangan instrumen diagnostik four tier untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa kelas XI SMA pada materi hidrolisis garam / Rima Nuraini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Nuraini, Rima.2019. Pengembangan Instrumen Diagnostik Four-Tier untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa SMA pada Materi Hidrolisis Garam. Skripsi, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Habiddin, M.Pd., Ph.D. (II) M. Muchson, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: miskonsepsi, hidrolisis garam, instrumen diagnostik four-tier, pengembangan. Hidrolisis garam merupakan salah satu konsep dalam ilmu kimia yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa, karena membutuhkan integrasi antara aspek simbolik, mikroskopik dan makroskopik, selain itu materi ini membutuhkan kemampuan penyelesaian algoritmik dengan baik serta materi yang bersifat kompleks dan berhubungan dengan konsep-konsep yang lain. Rendahnya pemahaman siswa pada materi hidrolisis dapat menjadi penyebab timbulnya miskonsepsi. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi secara efektif adalah instrumen diagnostik four-tier. Instrumen diagnostik four-tier memiliki dua tingkat keyakinan yang berdeda untuk jawaban dan alasan sehingga dapat mengidentifikasi pemahaman siswa dengan baik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengembangan instrumen diagnostik four-tier untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa SMA pada materi hidrolisis garam. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedur pengembangan instrumen diagnostik four-tier oleh Habiddin & Page (2019) dengan 6 tahap, yaitu identifikasi konsep, tes awal dan wawancara, identifikasi konsep siswa yang tidak ilmiah, pengembangan prototype instrumen diagnostik four-tier, validasi prototype, penyempurnaan prototype akhir. Produk instrumen diagnostik four-tier dikembangkan dari instrumen pilihan ganda alasan terbuka untuk menjaring konsep siswa. Instrumen pilihan ganda alasan terbuka berjumlah 30 soal digunakan untuk tes awal yang dilakukan di 3 kelas XI IPA SMAN 2 Pare. Alasan yang diberikan oleh siswa dianalisis untuk digunakan sebagai alternatif alasan pada instrumen diagnostik four-tier. Produk awal yang dihasilkan adalah instrumen diagnostik four-tier sebanyak 28 butir soal. Subjek penelitian untuk produk instrumen diagnostik four-tier adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 2 kelas. Hasil penelitian dan pengembangan didapatkan produk akhir berupa instrumen diagnostik four-tier sebanya 27 soal yang memiliki empat tingkatan (tier), tier pertama berupa soal dan jawaban, tier kedua berupa tingkat keyakinan terhadap jawaban yang dipilih, tier ketiga berupa alasan dalam memilih tier pertama, serta tier keempat berupa tingkat keyakinan terhadap alasan yang dipilih. Tingkat keyakinan yang digunakan memiliki skala 1-5. Instrumen yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata validitas isi sebesar 89,45% dengan kategori sangat layak dan memiliki kriteria reliabilitas yang sangat tinggi (0,858). Hal tersebut menunjukkan bahwa instrumen diagnostik four-tier yang dikembangakan sangat layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi hidrolisis garam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 17 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76890

Actions (login required)

View Item View Item