Analisis muatan HOTS berdasarkan kategori dan penyusunannya pada asesmen sumatif ujian akhir semester genap fisika SMA tahun pelajaran 2018/2019 di Kabupaten Pasuruan / Gyta Sartika Eprilia Sari

Sari, Gyta Sartika Eprilia (2020) Analisis muatan HOTS berdasarkan kategori dan penyusunannya pada asesmen sumatif ujian akhir semester genap fisika SMA tahun pelajaran 2018/2019 di Kabupaten Pasuruan / Gyta Sartika Eprilia Sari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Sari, Gyta Sartika Eprilia Sari. 2019. Analisis Muatan HOTS Berdasarkan Kategori Dan Penyusunannya Pada Asesmen Sumatif Ujian Akhir Semester Genap Fisika Sma Tahun Pelajaran 2018/2019 Di Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Jurusan Fisika, Prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Purbo Suwasono, Drs., M.Si, Pembimbing: (II) Edi Supriana, Dr., M.Si, H. Kata Kunci: Analisis Soal, Penilaian Akhir Tahun (PAT), higher order thinking skill (HOTS) Guru menjadi salah satu pemegang peran penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki guru yaitu merencanakan penilaian yang merupakan bagian dari pelaksanaan pembelajaran. Hal ini sesuai dengan syarat guru yang dikatakan profesional berdasarkan UU No. 14 Tahun 2005 pasal 20 ayat 1 bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, guru berkewajiban: merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Sedangkan peran guru menurut Djamarah (2010: 48) adalah sebagai evaluator yang baik dan jujur, dengan memberikan penilaian yang tidak hanya menilai produk (hasil pengajaran). Pemilihan UAS sebagai obyek penelitian dilatar belakangi oleh beberapa kelebihan UAS yang tidak dimiliki oleh evaluasi lain. Kelebihan UAS dibandingkan dengan tes lainnya antara lain: (1) Pelaksanaan PAT juga bermanfaat sebagai alat untuk mendiagnosa kelemahan penguasaan kompetensi peserta didik. (2) Penyusunan UAS oleh pendidik masing-masing mata pelajaran memungkinkan pendidik untuk menyusun soal sesuai dengan input peserta didik. (3) Pelaksanaannya yang dilakukan tiap semester merupakan waktu yang ideal untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Jika dibandingkan dengan tes lain seperti ulangan harian, waktu pelaksanaan UAS lebih ideal karena dapat mencakup beberapa kompetensi dengan proporsi yang tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Selain itu, pelaksanaan UAS setiap satu semester memungkinkan pendidik untuk melakukan perbaikan terhadap kelemahan penguasaan kompetensi peserta didik pada semester berikutnya (Higuita S, dkk, 2012). Analisis soal PAT Fisika SMA tahun pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa belum banyak soal HOTS yang diaplikasikan pendidik SMA Kabupaten Pasuruan pada soal PAT dalam bentuk soal pilihan ganda maupun dalam bentuk soal uraian. Karena soal PAT Fisika SMA yang dapat mengukur kemapuan HOTS peserta didik adalah soal yang mengandung lebih sedikit soal HOTS didalamnya. Prosedur penyusunan soal HOTS menurut pendidik Fisika SMA Kabupaten Pasuruan adalah dimulai dari mengkaji Kompetensi Dasar dan mengkaji indikator pencapaian, selanjutnya menentukan kisi-kisi soal dan terakhir membuat kartu soal untuk semua jenis soal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/75911

Actions (login required)

View Item View Item