Pengaruh flipped classroom dalam model pembelajaran inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi impuls dan momentum / Fenudya Sanding Putri

Putri, Fenudya Sanding (2019) Pengaruh flipped classroom dalam model pembelajaran inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi impuls dan momentum / Fenudya Sanding Putri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Putri, Fenudya Sanding. 2019. Pengaruh Flipped Classroom dalam Model Pembelajaran Inquiry terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Impuls dan Momentum. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyono Koes H., M.Pd, M.A., (II) Dr. Endang Purwaningsih, M.Si. Kata kunci : flipped classroom, model pembelajaran inquiry, berpikir kritis. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan berpikir kritis bagi siswa dalam menghadapi kehidupan di abad ke-21. Dalam bidang pendidikan, keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan melalui berlatih menyelesaikan masalah. Fisika adalah salah satu mata pelajaran yang erat kaitannya dengan permasalahan. Namun dalam mempelajarinya, sebagian siswa merasa kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan pada fisika. Model pembelajaran yang melibatkan siswa aktif dalam membangun pengetahuannya sendiri menggunakan pemikiran kritis mereka adalah model pembelajaran inquiry. Akan tetapi, proses pembelajaran pada model pembelajaran inquiry membutuhkan alokasi waktu yang lama, sedangkan waktu pembelajaran yang disediakan di kelas terbatas. Oleh karena itu, perlu adanya model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan proses pembelajaran dari model pembelajaran inquiry, yaitu flipped classroom. Kegiatan pembelajaran pada flipped classroom dilaksanakan pada dua alokasi waktu, yaitu di luar kelas dan di dalam kelas. Kegiatan di luar kelas berupa pembentukan pengetahuan awal melalui video. Kegiatan di dalam kelas berupa kegiatan langsung yang melibatkan siswa secara aktif dalam membentuk pengetahuan baru mereka secara mandiri. Tahapan pembelajaran flipped classroom dalam model pembelajaran inquiry menggunakan sintaks pada model pembelajaran inquiry, sebagai berikut : (1) Mengeksplorasi Fenomena, (2) Memfokuskan Pertanyaan, (3) Merencanakan Penyelidikan, (4) Melakukan Penyelidikan, (5) Menganalisis, (6) Membentuk Pengetahuan Baru, (7) Mengkomunikasikan Pengetahuan Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 4 Malang tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 24 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol. Hasil penelitian meliputi beberapa pengujian, (1) Uji normalitas, menunjukkan bahwa data postest kelas eksperimen dan kelas kontrol terdistribusi normal, (2) Uji homogenitas, menunjukkan data postest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah homogen. (3) Uji hipotesis, menggunakan independent sample t test dengan rumus polled varian. Dari uji ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar menggunakan flipped classroom dalam model pembelajaran inquiry lebih tinggi daripada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry pada materi impuls dan momentum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/75877

Actions (login required)

View Item View Item