Pembelajaran structured inquiry berbantuan virtual laboratory atau real laboratory untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik gelombang cahaya / Ellen Puspitaningtyas

Puspitaningtyas, Ellen (2019) Pembelajaran structured inquiry berbantuan virtual laboratory atau real laboratory untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik gelombang cahaya / Ellen Puspitaningtyas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Puspitaningtyas, Ellen. 2019. Pembelajaran Structured Inquiry Berbantuan Virtual Laboratory atau Real Laboratory untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa Pada Topik Gelombang Cahaya. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sutopo, M.Si., (II) Drs. Agus Suyudi, M.Pd. Kata Kunci: Structured inquiry, virtual laboratory, real laboratory, penguasaan konsep, gelombang cahaya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep gelombang cahaya khususnya pada subtopik interferensi dan difraksi gelombang cahaya. Upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik gelombang cahaya adalah dengan menerapkan pembelajaran structured inquiry berbantuan virtual laboratory atau real laboratory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dalam meningkatkanipenguasaan konsepisiswa serta mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang masih dialami siswa setelah mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode experimental mix method dengan model one group pretest posttest. Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Kota Malang dengan subjek kelas XI IPA 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan skor posttest berdasarkan uji t-test for paired samples dengan nilai t = -15,885; df = 28; dan p = 0,000. Besarnya peningkatan penguasaan konsep diketahui dari perhitungan N-gain rata-rata siswa yaitu sebesar 0,65 yang termasuk dalam kategori “tinggi” dan keefektifan pembelajaran diketahui berdasarkan perhitungan d-effect size yaitu sebesar 3,00 yang termasuk dalam kategori sangat besar, sehingga pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep gelombang cahaya siswa. Berdasarkan penelitian dapat diketahui kesulitan-kesulitan yang masih dialami siswa setelah pembelajaran yaitu (1) siswa berfikir bahwa ketika terjadi fenomena interferensi maka pasti terdapat pola interferensi yang dapat diamati, (2) siswa tidak menyadari bahwa setiap warna dari cahaya putih yang digunakan dalam interferensi celah ganda mengalami pembelokan yang berbeda-beda sesuai dengan panjang gelombannya, (3) siswa menganggap pada lapisan tipis sabun yang berwarna gelap tidak terjadi interferensi, (4) siswa kesulitan dalam menjelaskan hubungan antara panjang gelombang terhadap lebar terang pusat pada difraksi celah tunggal, dan (5) siswa kesulitan dalam menjelaskan besaran-besaran yang mempengaruhi jarak antarpola terang pada kisi difraksi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/75873

Actions (login required)

View Item View Item