Pembelajaran bahasa Arab melalui program kegiatan kebahasaan di Ma'had Al Qalam MAN 2 Kota Malang / Faizzatin Isnaini

Isnaini, Faizzatin (2019) Pembelajaran bahasa Arab melalui program kegiatan kebahasaan di Ma'had Al Qalam MAN 2 Kota Malang / Faizzatin Isnaini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Isnaini, Faizzatin. 2019. Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Program Kegiatan Kebahasaan di Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang. Skripsi. Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Moh. Ainin, M.Pd, (II) Dr. Muhammad Alfan, M.Pd. Kata kunci: Pembelajaran Bahasa Arab, Program Kebahasaan, Ma’had Al Qalam. Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang adalah lembaga pendidikan yang mendidik santri-santrinya dalam lingkungan asrama yang kondusif. Ma’had Al Qalam mengembangkan pembelajaran bahasa Arab secara berkesinambungan dengan menyusun dan melaksanakan kegiatan kebahasaan untuk mengembangkan kompetensi bahasa Arab santri-santrinya. Ma’had Al Qalam merupakan salah satu lembaga yang melakukan pembelajaran bahasa Arab sehingga santrinya telah mendapatkan berbagai prestasi di bidang kompetisi bahasa Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kegiatan program kebahasaan, (2) media yang digunakan, (3) metode, dan (4) evaluasi dalam program kegiatan kebahasaan di Ma’had Al Qalam. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah koordinator kebahasaan, anggota bagian bahasa OSIMA, dan santri Ma’had Al Qalam. Latar penelitiannya adalah Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang yang berada di Jalan Bandung No. 07 Klojen, Kota Malang. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen inti atau disebut dengan human instrumen. Bahwa dalam penelitian ini, penelitilah yang mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan program kebahasaan di Mahad Al Qalam terdiri atas kegiatan kebahasaan yaitu: a) kegiatan harian: Tauzi’ul Mufradat, b) Kegiatan Mingguan: (1) Pengecekan penulisan mufradat , (2) Latihan berpidato bahasa Arab dan Inggris, (3) Pemberian Iqab (Hukuman), (4) International Day, (5) Shabahul lughah (hiwar, Islahul Lughah, Ghinaul Lughah, dan Musyahadatul Film, (6) Club Bahasa, c) Kegiatan Semester: (1) Muhadharah ‘Ammah , d) Kegiatan Tahunan: (1) Pembelajaran Intensif Bahasa, (2) Talkshow Bahasa Arab dengan mendatangkan penutur asli Arab (3) Mengadakan kompetisi kebahasaan. Metode yang digunakan menyesuaikan bentuk kegiatan kebahasaanya, yaitu: metode ceramah, metode latihan/ drill, metode pemberian tugas, metode demonstrasi, metode eksperimen, dan metode tanya jawab. Media yang digunakan adalah teks, banner, laptop, LCD, proyektor, sound system, dan papan mufradat. Pelaksanaan kegiatan kebahasan ini juga menggunakan media berbasis manusia yakni asatidzah, pemateri (native), dan teman-teman yang mengikuti kegiatan kebahasaan. Evaluasi di Ma’had Al Qalam dilaksanakan dengan menggunakan dua cara, yaitu tes safahi (lisan) dan tes tahriri (tulis). Pada tes lisan, asatidz dapat mengukur kemampuan santri dari dua aspek kemahiran bahasa, yakni istima’ dan kalam. Sedangkan dalam tes tulis, dapat diukur kemampuan santri dalam dua aspek kemahiran bahasa yang lain, yakni qira’ah dan kitabah. Faktor pendukung kegiatan kebahasaan adalah (1) Sebagian peserta didik memiliki kemampuan bahasa yang tinggi karena telah terlatih dengan baik pada jenjang pendidikan sebelumnya, (2) Sebagian besar asatidzah memiliki kompetensi bahasa Arab yang baik, (3) Fasilitas yang disediakan cukup baik dan lengkap, (4) Tersedianya rujukan yang cukup dalam bidang pengembangan kompetensi bahasa Arab, (5) Keadaan finansial yang baik. Faktor penghambatnya adalah: (1) Sebagian besar santri memiliki kompetensi yang kurang di bidang bahasa Arab, (2) Jumlah asatidzah pengasuh peserta didik di ma’had terbatas, dan memiliki fungsi lain yaitu menjadi pengurus ma’had, (3) beberapa santri tidak terlalu antusias dalam pemakaian fasilitas kebahasaan yang dimiliki oleh madrasah dan ma’had, (4) Hanya sebagian peserta didik yang memanfaatkan buku-buku rujukan (5) Penyusunan proposal untuk kegiatan kebahasaan membutuhkan waktu yang lama. Saran yang dapat disampaikan dari penelitian ini adalah (1) pelaksanaan kegiatan kebahasaan hendaknya lebih divariasikan melalui penggunaan metode pembelajaran yang dapat membantu santri menerapkan keterampilan bahasanya secara aktif dan maksimal, (2) membuat jadwal pengawasan berlapis yang terstruktur dan konsisten dalam pelaksanaannya, (3) adanya jadwal pertemuan khusus antara santri dan pengurus kebahasaan untuk perencanaan bersama dalam membuat inovasi pelaksanaan kegiatan kebahasaan, dan (4) peneliti selanjutnya, hendaknya dapat menggali dan menemukan informasi – informasi baru tentang pembelajaran bahasa Arab di Ma’had Al-Qalam MAN 2 Kota Malang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Arab (ARA) > S1 Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/72236

Actions (login required)

View Item View Item