Gaya bahasa dalam Diwan Imam Syafi'i tentang perintah mencari ilmu / Shofwatul Bariyyah

Bariyyah, Shofwatul (2019) Gaya bahasa dalam Diwan Imam Syafi'i tentang perintah mencari ilmu / Shofwatul Bariyyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Bariyyah, Shofwatul. 2019. Gaya Bahasa dalam Diwan Imam Syafi’i Tentang Perintah Mencari Ilmu. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nur Anisah Ridwan, M.Pd., dan (II) Dr. Muhammad Alfan, M.Pd. Kata Kunci: Gaya Bahasa, Diwan Imam Syafi’i, perintah mencari ilmu. Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Selain dalam Al-Quran dan Hadits perintah mencari ilmu juga terdapat pada puisi, sebagaimana yang tercantum dalam puisi karya Imam Syafi’i. Dalam puisi dapat dikaji aspek gaya bahasa. Gaya bahasa merupakan bahasa yang digunakan secara khusus untuk menimbulkan efek tertentu, khususnya efek estetis pada sebuah karya sastra. Penelitian ini fokus pada analisis gaya bahasa beserta fungsinya. Karena dalam karya sastra puisi berbahasa Arab pilihan kata yang digunakan oleh penyair pasti mengandung makna yang tersirat, kalimat-kalimatnya tidak selalu bisa diartikan secara tekstual. Jadi, sesuai dengan judul penelitian ini, peneliti fokus pada kajian gaya bahasa yang ada dalam puisi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi jenis-jenis gaya bahasa beserta fungsinya pada Diwan Imam Syafi’i tentang perintah mencari ilmu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah kitab Diwan Imam Syafi’i. Sedangkan data penelitian ini adalah 10 puisi tentang perintah mencari ilmu yang diambil dari Diwan Imam Syafi’i. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan terdapat 35 bait dari 10 puisi tentang perintah mencari ilmu yang di dalamnya terdapat gaya bahasa. Ada 10 jenis gaya bahasa dari 10 puisi tersebut, yaitu eufimisme, sinekdok pars prototo, hiperbola, repetisi, simile, pleonasme, ambiguitas, simbolik, retoris, dan metafora. Adapun gaya bahasa yang paling banyak digunakan oleh pengarang Diwan Imam Syafi’i adalah gaya bahasa simile sebanyak 15 bait. Terdapat 5 fungsi gaya bahasa, yaitu untuk menegaskan sesuatu dengan lebih jelas, untuk mengulang kata atau frasa ataupun bagian dari suatu kalimat, untuk mengungkapkan suatu maksud tertentu, untuk mengumpamakan tentang suatu hal, dan untuk mengatakan maksud tertentu dengan menggunakan kata berlainan dengan kenyataan. Adapun fungsi gaya bahasa yang paling banyak digunakan oleh pengarang Diwan Imam Syafi’i yaitu untuk mengumpamakan tentang suatu hal sebanyak 19 bait. Peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada karya sastra lain yang berbahasa Arab agar mendapatkan hasil yang lebih luas dan lebih mendalam dari hasil penelitian ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Arab (ARA) > S1 Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/72235

Actions (login required)

View Item View Item