Cognitive and metacognitive reading strategies used by EFL learners / Rina Putri Hadyarti

Hadyarti, Rina Putri (2019) Cognitive and metacognitive reading strategies used by EFL learners / Rina Putri Hadyarti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hadyarti, Rina Putri. 2018. Metacognitive and Cognitive Reading Strategies Used By EFL Learners. Skripsi, Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I): Prof. Dr. Nur Mukminatien, M.Pd. dan (II) Dr. Johannes Ananto Prayogo, M.Pd., M.Ed. Kata Kunci: reading comprehension, cognitive reading strategies, metacognitive reading strategies Pemahaman bacaan menjadi penting karena kemampuan tersebut menjadi dasar untuk melakukan pembelajaran secara kontinyu. Selain itu, pemahaman bacaan dapat meningkatkan kenikmatan dan efektivitas membaca dan membantu kehidupan akademis, profesional, dan pribadi pembaca. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, siswa sebagai pembaca menggunakan strategi pembelajaran tertentu untuk memahami seubah teks, khususnya strategi membaca kognitif dan metakognitif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan jenis strategi membaca kognitif dan metakognitif yang paling banyak dan paling sedikit digunakan oleh siswa Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, khususnya siswa ttngkat sekolah menengah pertama (SMP). Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian survei cross-sectional. Siswa SMP menjadi populasi penelitian ini; tetapi, metode pengambilan sampel purposif dilakukan dikarenakan beberapa pertimbangan. 301 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singosari menjadi sampel dalam penelitian ini. Jenis instrumen penelitian ini berupa kuesioner dengan format ceklis yang mana opsi dikotomis beberapa baris kosong untuk tambahan data yang mungkin tidak tercantum dalam instrumen tersebut. Kuesioner strategi membaca kognitif dan kuesioner strategi membaca metakognitif diadaptasi dan digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian dikelompokkan berdasarkan respons, dijumlah, dan diperoleh prosentasenya untuk mengetahui frekuensi tiap substrategi. Berdasarkan hasil analisis, hasil penelitian menunjukkan prosentase secara keseluruhan dari tiap substrategi membaca kognitif dan metakognitif yang digunakan responden. Untuk strategi membaca kognitif, responden kebanyakan menggunakan pengetahuan awal (97%), menebak makna dengan menggunakan petunjuk (95%), membaca ulang untuk pemahaman yang lebih baik (94%), membaca ulang detil-detil untuk menjawab pertanyaan (93%), dan menebak kata-kata yang tidak diketahui (89%). Sementara itu, untuk strategi membaca metakognitif, para responden memvisualisasi (92%), memprediksi (89%), dan menentukan tujuan (83%) pada bacaan dalam fase pra-membaca; memprediksi, mendukung, mengonfirmasi, dan menyesuaikan (92%), menyesuaikan kecepatan membaca mereka (82%), memvisualisasi (81%) bacaan dalam fase membaca; mencatat (89%), menemukan makna tersirat dengan fiksi (86%), mengonfirmasi dan menyesuaikan prediksi (83%) pada bacaan dalam fase pascamembaca. Singkatnya, kedua strategi membaca kognitif dan metakognitif digunakan siswa SMP. Strategi membaca kognitif kebanyakan digunakan untuk memahami teks yang lebih sederhana sedangkan strategi membaca metakognitif kebanyakan digunakan pada teks yang lebih kompleks yang mana membutuhkan usaha, pendekatan, dan taktik lebih untuk menelaah bacaan. Siswa kebanyakan menggunakan substrategi pengulangan dan perkiraan dalam strategi membaca kognitif dan kadang-kadang menggunakan beberapa substrategi dalam strategi membaca kognitif. Beberapa saran ditujukan kepada guru, siswa, dan peneliti di masa mendatang. Pertama, guru sebaiknya mengadaptasi materi atau tugas membaca yang sesuai dan sederhana yang hanya menggunakan satu hingga dua strategi membaca sehingga siswa dapat memahami, memprakterkkan, dan menggunakannya strategi membaca tersebut di kemudian hari. Kedua, siswa yang memiliki tingkat kecakapan bahasa apa pun sebaiknya mengidentifikasi strategi membaca dan belajar menghubungkan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru. Grafik visual dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran sintesis. Ketiga, para peneliti dapat mengadakan penelitian yang senada berkaitan dengan investigasi strategi membaca metakognitif khususnya kepada siswa SMP dan SMA yang mana memiliki kecakapan bahasa tingkat sedang hingga pra-ahli. Selain itu, kuesioner yang menggunakan skala Likert dan think aloud masih disarankan untuk mendapatkan interpretasi yang lebih deskriptif mengenai penggunaan strategi membaca oleh siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S1 Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/71775

Actions (login required)

View Item View Item