Pengaruh permainan playdough terhadap kemampuan motorik halus anak autis di SMALB YB-2 Kedungkandang Malang / Elsa Dini Apriana Putri

Putri, Elsa Dini Apriana (2019) Pengaruh permainan playdough terhadap kemampuan motorik halus anak autis di SMALB YB-2 Kedungkandang Malang / Elsa Dini Apriana Putri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Putri, Elsa Dini Apriana. 2019. Pengaruh Permainan Playdough Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Autis Di SMALB YP-2 Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd. (2) Dra. Sudarsini, M.Pd. Kata Kunci : autis, motorik halus, permainan playdough Setiap aktivitas manusia dari bermain sampai dengan menulis tidak lepas dari penggunaan motorik kasar maupun motorik halus. Perkembangan kemampuan motorik halus merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perkembangan individu. Beberapa anak berkebutuhan khusus mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik halusnya. Anak autis merupakan salah satu anak berkebutuhan khusus yang sering mengalami permasalahan dalam motorik halusnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kemampuan motorik halus anak autis sebelum menggunakan media permainan playdough; (2) mendeskripsikan kemampuan motorik halus anak autis setelah menggunakan media permainan playdough; (3) menganalisis pengaruh media permaianan playdough terhadap kemampuan motorik halus anak autis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian single subject reseach (SSR) dengan desain A-B-A. Fase baseline-1 dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan, intervensi sebanyak 6 kali pertemuan, dan fase baseline-2 sebanyak 3 kali pertemuan. Subjek penelitian menggunakan satu siswa autis yaitu AL (18 tahun). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean level pada fase baseline-1 (A1) sebesar 51, sedangkan level perubahan sebesar +6% yang menunjukkan peningkatan. Pada fase intervensi (B) mean level sebesar 55 yang menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan mean level pada fase baseline-1, sedangkan level perubahan sebesar +13%. Pada fase baseline-2 terjadi peningkatan mean level sebesar 68 dan level perubahan sebesar +2%. Hasil data overlap fase baseline-1 (A1) dengan kondisi intervensi (B) sebesar 50% yang berarti pengaruh intervensi cukup baik terhadap subjek. Sedangkan pada kondisi intervensi (B) dengan kondisi baseline-2 (A2) setelah perhitungan didapatkan persentase overlap sebesar 0% yang berarti setelah dilakukan intervensi pengaruhnya baik terhadap kemampuan motorik halus pada subjek. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan permainan playdough terhadap kemampuan motorik halus anak autis SMALB YP-2 Kedungkandang Malang. Saran kepada guru untuk dapat menggunakan permainan playdough sebagai salah satu alternatif yang digunakan sebagai media pembelajaran yang aman dan menyenangkan digunakan untuk peserta didik agar tercapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Biasa(PLB) > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/71117

Actions (login required)

View Item View Item