Peningkatan hasil belajar mengidentifikasi kata sulit dari teks nonfiksi dengan model scramble pada siswa kelas IV SDN Turi 2 Kota Blitar / Retno Wulan Dari

Dari, Retno Wulan (2019) Peningkatan hasil belajar mengidentifikasi kata sulit dari teks nonfiksi dengan model scramble pada siswa kelas IV SDN Turi 2 Kota Blitar / Retno Wulan Dari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Dari, Retno Wulan. 2019. Peningkatan Hasil Belajar Mengidentifikasi Kata Sulit dari Teks Nonfiksi dengan Model Scramble pada Siswa Kelas IV SDN Turi 2 Kota Blitar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suhel Madyono, S.Pd., M.Pd, (II) Yuniawatika, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: hasil belajar, mengidentifikasi kata sulit, scramble Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SDN Turi 2 Kota Blitar ditemukan masalah dalam pembelajaran mengidentifikasi arti kata sulit pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran, guru masih menggunakan metode tradisional yaitu tanya jawab, ceramah, dan penugasan. Guru belum menerapkan metode atau model yang menyenangkan, mengingat siswa kelas IV masih senang bermain. Selain itu guru belum memberikan contoh cara mencari kata dalam kamus, sehingga apa yang dilakukan guru menyebabkan siswa kurang berminat pada pembelajaran dan beberapa siswa masih kesulitan dalam menemukan arti kata dalam kamus, karena mereka belum mengerti cara mencari kata dengan benar dan kurang teliti dalam mencari arti kata. Hal ini juga didukung data nilai pratindakan bahwa 54,55% dari siswa kelas IV SDN Turi 2 masih belum tuntas belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan peningkatan hasil belajar siswa dalam mengidentifikasi arti kata sulit dari teks nonfiksi dengan menggunakan model scramble. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tahapan pada tiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 33 siswa beserta guru kelasnya. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model scramble dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa. Rata-rata aktivitas siswa siklus I sebesar 77%, meningkat menjadi 97,18% pada siklus II. Nilai rata-rata aktivitas guru pada siklus I sebesar 87,91% meningkat pada siklus II menjadi 100%. Selain itu juga terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa. Pada tahap pratindakan, nilai rata-rata pengetahuan siswa adalah 75,15 dengan persentase KBK 45,45%. Hingga pada siklus II nilai rata-rata klasikal meningkat menjadi 83,82 dengan persentase KBK 93,94%. Nilai keterampilan juga mengalami peningkatan hingga pada akhir siklus II 5 siswa mendapat nilai baik dan 28 siswa mendapat nilai sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model scramble yang diterapkan dengan baik dan benar dapat meningkatkan aktifitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam mengidentifikasi arti kata sulit dari teks nonfiksi. Disarankan bagi guru untuk lebih memperhatikan pengelolaan waktu ketika menerapkan model ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/7009

Actions (login required)

View Item View Item