Pengembangan bahan ajar buku cerita untuk mengembangkan aspek sosial emosional anak / Muhamad Farid Bagas Abimanyu

Abimanyu, Muhamad Farid Bagas (2018) Pengembangan bahan ajar buku cerita untuk mengembangkan aspek sosial emosional anak / Muhamad Farid Bagas Abimanyu. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vii RINGKASAN Abimanyu, M. Farid, Bagas. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Buku Cerita untuk Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Alif Mudiono, M.Pd. (II) Dra. Hj. Sri Murdiyah, M.Pd. Kata kunci: buku cerita, cerita anak, social emosional, anak, literasi, sekolah dasar. Pengembangan bahan ajar merupakan sebuah keharusan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Pengembangan tersebut tak terlepas dari tuntutan kurikulum yang berlaku di Indonesia yaitu kurikulum K13. dalam kurikulum 2013 terdapat standar yang harus dicapai dalam bentuk Kompetensi Inti yang akan dijabarkan kembali dalam kompetensi dasar. Kompetensi Inti memuat pengembangan kemampuan siswa dibidang spiritual, sosial, kognitif, dan psikomotor. Produk yang dikembangkan berfokus pada pengembangan aspek social emosional anak. Pengembangan produk berupa buku cerita dinilai sangat efektif untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan social emosional anak. Hal ini dikarenakan masa kanak-kanak merupakan masa terbaik untuk mengembangkan aspek social emosional mereka. Selain itu masa kanak-kanak adalah masa dimana kemampuan kognitif dan sosial emosional berkembang secara seimbang dan sangat pesat. Karakter perkembangan anak pun memasuki masa fantasi dan realism na?»f yang mana membuat mereka sangat antusias dengan hal-hal baru khususnya pada sebuah cerita/ dongeng. Sehingga dengan mengembangkan bahan ajar dalam bentuk buku cerita diharapkan dapat membantu siswa mencapai kompetensi inti 2 terkait sosial emosional. Produk yang dikembangkan melewati dua tahap validasi. Tahap pertama bertujuan untuk menguji prototype awal produk. Desain awal tersebut melewati beberapa tahapan validasi di bidang kelayakan media dan kebahasaan. dari hasil validasi tersebut peneliti mampu melihat kekurangan dari Produk yang dikembangkan. dalam bidang- bidang tersebut, akan di validasi oleh tim validator yang ahli dalam bidang media dan kebahasaan. Sehingga produk yang dikembangkan di validasi oleh tim yang professional. Validasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pada validasi pertama, produk yang dikembangkan tersebut dinilai kurang valid baik dari bidang kelayakan media maupun penulisan. dari hasil tersebut dilakukan kegiatan revisi produk untuk meningkatkan hasil validasi. Selain dari hasil validasi tim ahli, kegiatan validasi tahap kedua juga melibatkan guru kelas sebagai ahli pengguna agar validasi yang dilakukan lebih bersifat konstektual. Setelah kegiatan revisi dilakukan didapatkan peningkatan hasil validasi yang menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan telah layak digunakan oleh guru dalam pembelajaran di kelas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/6883

Actions (login required)

View Item View Item