Kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah (studi kasus di SD Negeri Ketawanggede Kota Malang) / Erni Febriana

Febriana, Erni (2020) Kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah (studi kasus di SD Negeri Ketawanggede Kota Malang) / Erni Febriana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Erni, Febriana. 2019. Kepemimpinan Entrepreneurship Dalam Pembentukan Budaya Wirausaha di Sekolah (Studi Kasus di SD Negeri Ketawanggede Kota Malang). Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Pembimbing (II) Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Pd., M.Si. Kata Kunci: kepemimpinan entrepreneurship, budaya wirausaha, sekolah Kepemimpinan merupakan kunci keberhasilan dalam mengembangkan sekolah. Salah satu kepemimpinan kepala sekolah yaitu kepemimpinan entrepreneurship. Kepemimpinan entrepreneurship merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin dalam menghadapi setiap perubahan lingkungan, sehingga terjaga eksistensi organisasi, serta mampu membaca peluang yang ada demi kemajuan organisasi yang dipimpinnya. Kepemimpinan entrepreneurship tidak dapat dimaknai sebagai suatu kepemimpinan yang berorientasi pada usaha atau bisnis tetapi kepemimpinan yang dapat mengimplementasikan jiwa dan semangat wirausaha dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai kepala sekolah. Kepala sekolah dengan kepemimpinan entrepreneurship harus mampu untuk menanamkan jiwa wirausaha kepada seluruh warga sekolah sehingga terbentuknya budaya wirausaha di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan visi entrepreneurship kepala sekolah di SD Negeri Ketawanggede; (2) mendeskripsikan cara kepala sekolah dalam menginspirasi warga sekolah agar mempunyai jiwa wirausaha; (3) mendeskripsikan cara kepala sekolah dalam membangun budaya wirausaha untuk mencapai visi entrepreneurship di SD Negeri Ketawanggede Kota Malang; dan (4) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di SD Negeri Ketawanggede. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan informasi-informasi yang diperoleh maka dapat diketahui tentang kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah. Untuk menjaga keabsahan data, dengan melakukan triangulasi, pengecekkan anggota, dan meningkatkan ketekunan. Kegiatan analisis data yang dilakukan mulai dari tahap pengumpulan data sampai dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) visi entrepreneurship kepala sekolah diwujudkan dengan adanya karakteristik kepemimpinan entrepreneurhsip yaitu visioner, komitmen dalam menjalankan tugas, menjalankan kepemimpinan, profesional, mampu bersosialisai, dan memiliki kepribadian yang baik sehingga dapat mengembangkan sekolah baik dari segi program unggulan maupun pemberdayaan stakeholder yang ada di sekolah untuk mencapai visi entrepreneurship; (2) dengan penerapan kepemimpinan entrepreneurship, kepala SDN Ketawanggede memiliki beberapa cara yang digunakan dalam menginspirasi warga sekolah agar mempunyai jiwa wirausaha diantaranya adalah adanya keterlibatan kepala sekolah dalam setiap kegiatan maupun program sekolah, melakukan pembiasaan atau pelatihan, keorisinilan kepala sekolah, dan kegiatan pengembangan; (3) budaya wirausaha yang dikembangkan di SDN Ketawanggede dibentuk melalui beberapa hal yaitu memberdayakan stakeholder yang ada di sekolah, adanya internalisasi kegiatan wirausaha baik dalam pembelajaran atau kegiatan wirausaha lainnya, serta adanya penciptaan lingkungan yang kondusif sehingga proses pengembangan sekolah dapat berjalan dengan baik; (4) faktor pendukung kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah antara lain adanya sumber daya manusia yang memiliki beragam potensi, sumber daya alam yang melimpah, dan adanya keinginan kuat dari kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masih adanya perbedaan visi dna misi antar warga sekolah serta pemberdayaan sumber daya manusia masih belum maksimal dan merata. Berdasarkan penelitian ini, dapat disarankan kepada: (1) ketua jurusan administrasi pendidikan untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi dalam penelitian terutama berkaitan dengan kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di seklah serta dapat menjalin kerjasama dengan SDN Ketawanggede sebagai lokasi penelitian; (2) kepala SDN Ketawanggede diharapkan kepemimpinan entrepreneurship ini dapat dipertahankan dan dikembangkan sehingga berjalan dengan sangat baik serta menjadi rujukan bagi sekolah lain dalam mengembangkan program unggulan sekolah; (3) guru dan staf SDN Ketawanggede diharapkan dapat terus meningkatkan wawasan dan kemampuan sehingga dapat lebih memaksimalkan program yang dijalankan oleh sekolah.; (4) mahasiswa jurusan Administrasi Pendidikan untuk menjadikan penelitian ini sebagai bahan referensi untuk memperdalam pengetahuan terkait dengan kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah; (5) peneliti lain untuk dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi atau bahan pertimbangan bagi peneliti lain untuk melanjutkan penelitian pada aspek yang belum terjangkau oleh peneliti tentang kepemimpinan entrepreneurship dalam pembentukan budaya wirausaha di sekolah dengan topik yang lebih mendalam dan lebih baik lagi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/68668

Actions (login required)

View Item View Item