Implementasi program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik (studi multi status di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo) / Diar Luvita Mubyarti

Mubyarti, Diar Luvita (2019) Implementasi program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik (studi multi status di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo) / Diar Luvita Mubyarti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

viii RINGKASAN Mubyarti, Diar Luvita. 2018. Implementasi Program Operasi Semut untuk Menanamkan Sikap Cinta Lingkungan terhadap Peserta didik (Studi Multi Situs di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo). Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Agus Timan, M.Pd, (II) Wildan Zulkarnain, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: operasi semut, cinta lingkungan Sekolah merupakan salah satu bentuk organisasi formal yang tujuannya mencakup Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) terhadap peserta didik agar memiliki karakter yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan tujuan yang seperti itu maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat dijadikan sebagai perantara untuk penanaman karakter terhadap peserta didik. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan yang pelaksanaannya di luar jam pelajaran. Seperti halnya kegiatan operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik yang pelaksanaannya di luar jam pelajaran. Operasi semut merupakan kegiatan yang bentuk pelaksanaannya adalah membersihkan lingkungan sekolah dan diikuti oleh semua warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat sekitar sekolah termasuk orang tua wali peserta didik. Selain memerlukan suatu kegiatan untuk perantara penanaman karakter, sekolah juga memerlukan peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola kegiatan sekolah tersebut. Pada dasarnya peran kepala sekolah itu banyak, salah satunya adalah peran kepala sekolah dalam mengelola kegiatan sekolah, sebagai contoh adalah kegiatan operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungn terhadap peserta didik. Sebagai seorang pemimpin, maka sudah menjadi suatu keharusan untuk dirinya dapat memengaruhi dan menggerakkan warga sekolah seperti guru, peserta didik, komite sekolah, bahkan sampai orang tua atau wali peserta didik agar mereka dapat bekerja sama, salah satu contohnya adalah bekerja sama dalam hal menyukseskan pelaksanaan program operasi semut. Jika operasi semut dapat terlaksana dengan baik maka lingkungan sekolah menjadi bersih dan sehat, kemudian penanaman karakter terhadap peserta didik juga tepat pada sasarannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik, peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola program operasi semut yang berbasis Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), faktor pendorong dan faktor penghambat program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik, dan upaya dalam mengatasi hambatan pelaksanaan program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian multisitus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumnetasi. Data yang diperoleh dari ketiga teknik pengumpulan data selanjutnya dianalisis untuk menyusun temuan penelitian. Keabsahan data yang ix digunakan untuk mengecek kebenaran data yang diperoleh pada saat penelitian menggunakan triangulasi, member check, dan kecakupan bahan referensi. Berdasarkan hasil paparan data di lapangan, diperoleh empat temuan penelitian sebagai perikut. Pertama, pelaksanaan program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho: (1) Pihak-pihak yang terlibat pada saat pelaksanaan program operasi semut di lapangan adalah kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua wali peserta didik, dan komite sekolah; (2) Pelaksanaan program operasi semut dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai kebutuhan. Kedua, peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola program operasi semut yang berbasis Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho: (1) Pembagian beban kerja sesuai dengan kemampuan dan keahilan guru; (2) Pembuatan jadwal secara terstruktur; (3) Melakukan evaluasi program kegiatan secara berkelanjutan; dan (4) Selalu mengupayakan kegiatan operasi semut terkontrol dengan baik. Ketiga, faktor pendorong dan faktor penghambat program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho. Faktor pendorongnya antara lain, adanya program UKS atau lomba UKS dan pentingnya menjaga keindahan serta kebersihan lingkungan. Faktor penghambatnya antara lain, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari diri peserta didik yang masih kurang dan kurangnya dukungan dari orang tua wali peserta didik. Keempat, upaya dalam mengatasi hambatan pelaksanaan program operasi semut untuk menanamkan sikap cinta lingkungan terhadap peserta didik di SD Negeri 1 Suru dan SD Negeri 2 Bedoho yaitu, kepala sekolah dan guru sepakat apabila mengadakan rapat rutin setiap hari Senin setelah upacara bendera dan kepala sekolah selalu mengingatkan, menegur, dan melakukan pembinaan kepada guru maupun peserta didik yang kinerjanya kurang sesuai dengan tujuan dibuatnya program operasi semut untuk menanamkan karakter kepada peserta didik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/68657

Actions (login required)

View Item View Item