Kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren (studi kasus di SMP An-Nur Bululawang Kabupaten Malang) / Muhammad Khoirul Anam

Anam, Muhammad Khoirul (2019) Kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren (studi kasus di SMP An-Nur Bululawang Kabupaten Malang) / Muhammad Khoirul Anam. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Anam, Muhammad Khoirul. 2018. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembuatan Keputusan di Sekolah Berbasis Pesantren. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Mustiningsih, M.Pd dan (2) Dr. Raden Bambang Sumarsono, M.Pd. Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, pembuatan keputusan, sekolah berbasis pesantren Kepemimpinan kepala sekolah adalah kemampuan seorang pemimpin dalam lembaga pendidikan sekolah untuk membawa dan mengelola sekolah agar dapat berjalan dengan efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Dalam mengelola lembaga pendidikan dituntut untuk memperoleh hasil yang maksimal dan baik dalam proses penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang paling mempengaruhi adalah pembuatan keputusan yang dilakukan pemimpin. Berkembang atau tidaknya lembaga pendidikan tergantung kepada pengelolaan dan pembuatan keputusan oleh kepala sekolah di lembaga tersebut. Peran pengambil keputusan utama itu dimiliki oleh kepala sekolah karena seorang kepala sekolah adalah pemimpin dalam lembaga pendidikan yang dijalankan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis keputusan di sekolah berbasis pesantren, peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren, prosedur kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren, tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren serta kendala dan solusi kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dikelompokkan, ditafsirkan, dan dianalisis untuk menyusun temuan di lapangan. Keabsahan data dicek kebenaran melalui ketekunan pengamatan, triangulasi data, dan pengecekan anggota. Berdasarkan hasil analisis data di lapangan diperoleh empat temuan penelitian di lapangan sebagai berikut: pertama, jenis-jenis keputusan di sekolah berbasis pesantren ada 2 kategori yaitu: (1) apabila keputusan yang jenisnya akademik sekolah tanpa menyangkut kegiatan yayasan maka keputusan mutlak ada pada kepala sekolah sebagai pemimpin dan pengambil keputusan utama di sekolah, (2) keputusan sekolah yang menyangkut dengan kegiatan yayasan maka keputusan tidak hanya sampai di kepala sekolah saja melainkan kepala sekolah masih mengajukan kepada pihak pengasuh yayasan sehingga disini keputusan dan vi masukan juga bergantung pada pihak pengasuh yayasan. kedua, peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren yaitu: (1) peran mutlak pengambil keputusan utama dalam akademik sekolah, dan (2) peran penghubung/penjembatan hubungan antara sekolah dengan pihak yayasan. Kedua, prosedur kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren yaitu: (1) melakukan rapat pimpinan; (2) melakukan analisis perencanaan penyusunan konsep; (3) pengajuan kepada pihak yayasan (apabila keputusan menyangkut yayasan); (4) alternatif pemecahan keputusan; (5) alternatif terpilih; dan (6) implementasi keputusan. Ketiga, tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan di sekolah berbasis pesantren yaitu tipe demokratis dengan asas kekeluargaan dan juga otoriter. Keempat, kendala dan solusi kepemimpinan kepala sekolah dalam pembuatan keputusan yaitu: (1) adanya pedoman dari yayasan yang mempersempit dalam pergerakan pembuatan keputusan di sekolah, sehingga pada saat pembuatan keputusan kepala SMP An-Nur Bululawang berpedoman kepada aturan-aturan yang telah diberiakan dari pihak yayasan; (2) keputusan yayasan yang sulit dilakukan di lapangan. Solusinya sekolah tetap semaksimal mungkin menjalankan keputusan yang turun langsung dari yayasan karena sekolah sudah beranggapan walaupun awalnya sulit pasti ke depannya lebih baik dan mudah; dan (3) adanya pro dan kontra terkait pelaksanaan keputusan yang baru diputuskan di sekolah sehingga solusinya kepala sekolah selalu memberikan sosialisasi dan penjelasan serta pengarahan kepada warga sekolah terkait keputusan yang baru tersebut dan harapannya agar menjadi terbiasa dan lebih baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/68642

Actions (login required)

View Item View Item