The neurotic personality and self-alienation of Greg Gaines in Jesse Andrews'Me and Earl and the Dying Girl / Wahyu Tirta Ibrahim

Ibrahim, Wahyu Tirta (2019) The neurotic personality and self-alienation of Greg Gaines in Jesse Andrews'Me and Earl and the Dying Girl / Wahyu Tirta Ibrahim. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ibrahim, Wahyu Tirta. 2019. The Neurotic Personality and Self-Alienation of Greg Gaines in Jesse Andrews’ Me and Earl and the Dying Girl. Skripsi, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) KukuhPrayitnoSubagyo (II) InayatulFariha. Kata kunci: neurotic personality, self-alienation, neurotic drives, defensive strategy, Karen Horney, Me and Earl and The Dying Girl, Jesse Andrews Me and Earl and The Dying Girl adalah young adult melibatkan cerita berpusat pada kanker remaja dengan nada tidak sentimental, tidak seperti banyak fiksi sejenisnya. Terutama, teks ini menerapkan konten satir untuk mengontradiksi sentimentalitas yang lumrahnya dijanjikan dalam naratif semacamnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konten psikologis karakter utama dan eksplorasi trope kanker yang tidak mengharukan. Karakter akan dilihat dari sudut pandang psikologis di bawah kerangka teori Psikoanalitik Sosial Karen Horney. Penelitian ini pertama menjelaskan kepribadian neurotik Greg menggunakan perspektif Horney pada neurosis. Temuan menunjukkan bahwa Greg adalah karakter neurotik yang mengadopsi strategi defensive moving away from people, yang dimanifestasikan dalam karakteristik pemisahan diri untuk tidak mencolok, menyangkal pujian dari orang lain, dan sikap perfeksionis. Diskusi kemudian melanjutkan untuk menganalisis bagaimana kondisi psikologis neurotik Greg difungsikan dalam naratif dengan menggabungkan konsep strategi pertahanan dan alienasi diri Horney sebagai akar permasalahan neurosis. Di sini ditemukan bahwa pertahanan neurotik Greg membantu menggerakkan plot kedepan dengan memaksanya untuk melakukan tindakan simpatik untuk The Dying Girl yang bertentangan dengan nilai-nilainya sebagai neurotic dengan karakteristik pemisahan diri, dengan demikian, memberi rasa ironi dalam naratif. Selanjutnya, naratif memfungsikan kondisi mental neurotik Greg dalam membangun konten satirnya dengan; 1) menyindir konvensi cerita sentimental kanker remaja sebagai strategi bertahan dari rasa cemas, dan 2) mengarahkannya pada kegagalan dalam memenuhi aksi heroik dari niat simpatik pembuatan film dengan klimaks tidak menyenangkan yang mengonfrontasi pertahanan neurotiknya. Bersamaan dengan itu, novel ini mematahkan elemen fiksi normatif yang menggambarkan transformasi drastic karakter dengan tidak memberikan Greg pendidikan sentimental yang mendalam dari kematian teman barunya, dikarenakan kondisi mental neurotiknya yang menggagalkan dia untuk secara emosional memahami makna dasar yang tersirat pada situasi kanker yang baru bias ia sadari pada akhir cerita, menghalanginya untuk mengalami pertumbuhan emosional yang nyata. Studi ini menyimpulkan bahwa kepribadian neurotik Greg berkontribusi dalam eksplorasi trope kanker yang tidak emosional dari novel ini. Ketidak patuhan novel terhadap konvensi naratif young adult dicapai dengan plot ironis dan klimaks yang tidak mengglorifikasikan situasi kanker. Semua dapat tercapai dengan menerapkan karakter utama/narrator dengan tipe psikologis yang pandangannya dalam kehidupan cenderung menekankan alasan atas emosi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S1 Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/66667

Actions (login required)

View Item View Item