Code switching and code mixing used by Indonesian Beauty Vloggers on Youtube / Aina Nadhatu Shima

Shima, Aina Nadhatu (2020) Code switching and code mixing used by Indonesian Beauty Vloggers on Youtube / Aina Nadhatu Shima. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Shima, Aina Nadhatu. Code Switching and Code Mixing Used by Indonesian Beauty Vloggers on YouTube. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1: Aulia Apriana, S.S., M.A, dan Pembimbing 2: Prof. Dr. Yazid Bashtomi, M.A. Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Vlogger Kecantikan Indonesia. Saat ini, eksistensi ditampilkan melalui berbagai media seperti YouTube. Setiap bulan lebih dari 50 juta orang menonton lebih dari 1, 6 miliar menit konsumen menciptakan video fashion dan kecantikan di YouTube (StyleHaul, 2014). Video fashion dan kecantikan adalah jenis khusus dari blogging video, atau vlogging. Seiring dengan perkembangan teknologi dan industri kecantikan, bekerja sebagai beauty vlogger semakin menjadi tren. Fenomena ini menciptakan banyak campuran bahasa dan istilah baru yang sering digunakan oleh vlogger kecantikan Indonesia dengan beralih atau mencampur Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang menjadi bilingual. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana beauty vlogger Indonesia beralih kode dan bercampur kode dalam vlog mereka berkaitan dengan pengertian empat faktor peserta, solidaritas, status, dan topik berdasarkan teori Holmes. Desain penelitian dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari ucapan yang digunakan oleh vlogger kecantikan yang ditemukan di video YouTube. Peneliti mengambil sepuluh video dari sepuluh vloggers kecantikan Indonesia yang terkenal yang sering mencampur atau mengubah bahasa mereka antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Peneliti mengumpulkan data dari 2017 hingga 2018. Proses analisis data dimulai dari entri data, diikuti dengan pengkategorian data, analisis dan diskusi temuan, dan akhirnya menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 78 ucapan yang mengandung alih kode bahasa Inggris-Indonesia dan campur kode yang digunakan oleh vloggers kecantikan Indonesia. Peneliti menemukan bahwa ada 53 (67, 9%) kalimat yang dapat dikategorikan ke dalam faktor-faktor yang dapat mempengaruhi vloggers kecantikan Indonesia untuk beralih kode atau campuran bahasa mereka. Faktor-faktor yang paling banyak terjadi di antara empat faktor menurut teori Holmes adalah topik, yaitu 31 kali (39, 74%). Faktor kedua yang paling banyak terjadi adalah solidaritas yaitu 8 kali (10, 25%), diikuti oleh peserta yang terjadi sebanyak 7 kali (8, 97%), dan status terakhir, juga terjadi 7 kali (8, 97) %). Namun, 25 (32, 05%) kalimat dari 78 kalimat pada tabel tidak dapat dikategorikan ke dalam faktor-faktor tersebut karena kalimat tidak memiliki syarat dan kriteria yang ada dalam teori Holmes. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat diadopsi oleh peneliti masa depan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang alih kode dan campur kode dalam media atau teori yang berbeda yang jarang dieksplorasi dalam memberikan perspektif pengetahuan tambahan di bidang linguistik. Juga disarankan bagi peneliti masa depan untuk mengembangkan lebih banyak ide tentang alih kode dan campur kode.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S1 Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/66665

Actions (login required)

View Item View Item