Analysis on main characters' locutionary forces as the dialogue spoken in bernard shaw's pygmalion / Martina Uli Yohana Napitupulu

Napitupulu, Martina Uli Yohana (2020) Analysis on main characters' locutionary forces as the dialogue spoken in bernard shaw's pygmalion / Martina Uli Yohana Napitupulu. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Napitupulu, Martina UliYohana. 2019. AnalisisTindakanLokusi yang digunakanolehTokohUtamadalamDialognyapadaNaskah Drama ‘Pygmalion’ oleh Bernard Shaw. Skripsi.JurusanSastraInggris, FakultasSastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) M. Nasrul Chotib, S.S.,M.Humdan (2) Drs. Kukuh Prayitno Subagyo M.A Kata Kunci: TindakanLokusi, Kepribadian, TokohUtama, Pygmalion Penelitianinimenganalisistindakanlokusi (locutionary forces) yang digunakanolehduatokohutamadalamnaskah drama berjudul “Pygmalion” yang ditulisoleh Bernard Shaw padatahun 1912. Penelitimenggunakanpendekatanpragmatik, khususnyatindakanlokusi, dalammenganalisiskepribadiantokohutama drama tersebut. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatifdeskriptif, yaitupenelitian yang mendeskripsikantindakanlokusi yang ditemukandalam dialog tokohutama. Selainitu, penelitianinijugamenjelaskanbagaimanatindakanlokusitersebutmembantumenajamkankepribadiantokohutama. Beberapateori yang mendukunganalisisiniadalah Cooperative Principle oleh Grice, Politeness Theory oleh Brown dan Levinson, sertabeberapabeberapaprinsipdalamkonvensipercakapan, seperti turn taking. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwakeduatokohutamamenggunakantindakanlokusidalamdialognyauntukmenunjukkankepribadianmereka. Higgins, yang memilikikepribadiancenderungangkuh, seringmenunjukkankelebihannyadalamtutur kata. Diabanyakmenggunakanimperatifdanimplikasi, baikuntukmengintimidasimaupunmerundungtokoh lain. Higgins jugamerendahkandanmenghinatokoh lain denganmemberimerekasebutan-sebutananehseperti ‘squashed cabbage’, ‘baggage’, dan lain-lain. Sedangkan, karakter Eliza dalam drama inimengalamiperubahanhebat yang terlihatdalamdialognya. Sebelummengalamitransformasi, Eliza adalahgadis yang pemberanimeskipunkeberaniannyahanyabertahanbeberapasaatsaja, sebelumakhirnyadiaterintimidasi. Eliza seringterbata-bata, terdiam, danmembuatsuara-suara absurd saatdiakalahdalampercakapan. Namun, setelahmengalamitransformasi, diamenjadilebihberanidanmenggunakanbeberapatindaklokusidalamtuturkatanya. Contohnya, iamulaimampumembuatimplikasi, mengontrol topic percakapan, danmengontrolalokasikontribusitokoh-tokoh lain dalampercakapan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S1 Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/66663

Actions (login required)

View Item View Item