Struktur novel Bulan Terbelah di Langit Amerika kaya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra: kajian naratologi Algirdas Julius Greimas / Maria Rosalina Kewa Lamablawa

Lamablawa, Maria Rosalina Kewa (2019) Struktur novel Bulan Terbelah di Langit Amerika kaya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra: kajian naratologi Algirdas Julius Greimas / Maria Rosalina Kewa Lamablawa. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rosalina, Maria Kewa Lamablawa. 2019. Struktur Novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra: Kajian Naratologi Algirdas Julius Greimas. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nita Widiati, M.Pd. Kata Kunci: konflik, naratologi, skema aktan, model fungsional Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan teori naratologi Algirdas Julius Greimas pada novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang mencakup skema aktan dan model fungsional dalam konflik novel tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) skema aktan dan (2) model fungsional pada konflik dalam novel BTDLA karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Penelitian ini penting dilakukan karena dengan menggunakan teori tersebut pembaca dapat menentukan setiap pelaku cerita dan alur cerita dengan teratur. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa berupa kata-kata atau kalimat-kalimat dalam bentuk narasi, dialog, monolog tentang konflik dalam novel BTDLA karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Sumber data penelitian ini adalah novel BTDLA karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan ketebalan 344 halaman yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai pengumpul dan penganalisis data. Analisis data yang dilakukan mencakup enam tahap, yaitu mengelompokan, mengidentifikasi, mengodean, menyajikan, menginterpretasi, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur naratif yang terdapat dalam novel BTDLA karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra adalah sebagai berikut. Pertama, skema aktan pada konflik novel BTDLA Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra terdiri dari 7 skema aktan yang ditimbulkan oleh 7 konflik. Skema aktan tersebut meliputi enam aktan, yaitu (1) subjek, (2) objek, (3) pengirim, (4) penerima, (5) penghalang, dan (6) pendukung. Dari ketujuh konflik tersebut, terdapat satu konflik yang tidak terpenuhi skema aktannya, yaitu pada konflik II (Tugas untuk menyelesaikan disertasi Rangga). Hal tersebut disebabkan karena terdapat satu aspek skema aktan pada konflik tersebut yang tidak terpenuhi, yaitu aspek penghalang. Dalam analisis skema aktan, terdapat tiga relasi semantik yang terbentuk. Tiga relasi semantik tersebut, yaitu (1) relasi pencarian, (2) relasi komunikasi, dan (3) relasi kekuasaan. Relasi pencarian terlihat pada hubungan subjek dan objek yang ingin dicapai. Keseluruhan konflik novel mempunyai subjek dan objek yang ingin dicapai masing-masing. Relasi komunikasi terlihat pada hubungan pengirim dan penerima. Keinginan atau perintah pengirim secara keseluruhan terpenuhi. Relasi kekuasaan terlihat pada hubungan antara pengdukung dan penghalang. Pada setiap konflik novel, peran pendukung sangat kuat sehingga kekuatan penghalang sangat lemah. Kedua, model fungsional pada konflik novel BTDLA Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra terdiri dari 7 model fungsional yang ditimbulkan oleh 7 konflik. Model fungsional tersebut meliputi (1) situasi awal, (2) transformasi tahap kecakapan, (3) transformasi tahap utama, (4) transformasi tahap kegemilangan, dan (5) situasi akhir. Dari ketujuh konflik tersebut, terdapat satu konflik yang tidak terpenuhi model fungsionalnya, yaitu pada konflik II (Tugas untuk menyelesaikan disertasi Rangga). Hal tersebut disebabkan karena salah satu aspek skema aktan pada konflik tersebut tidak terpenuhi, yaitu pada aspek penghalang. Dengan demikian, pada tahap transformasi tahap kecakapan yang seharusnya memunculkan penghalang, tidak memenuhi hal tersbut. Hal tersebut dikarenakan aspek penghalang pada konflik tersebut. Berdasarkan paparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur novel BTDLA memenuhi aspek yang menjadi fokus penelitian ini. Konflik dalam novel tersebut membangun struktur dengan melihat peran atau fungsi setiap tokoh dan alur penceritaan novel tersebut. Dengan adanya hasil penelitian tersebut, diharapkan dapat bermanfaat bagi beberapa pihak, antara lain (1) mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai bahan acuan dalam melakukan penelitian selanjutnya, (2) sastrawan sebagai bahan untuk penelitian baru dan penambah wawasan, (3) pembaca sebagai bahan acuan untuk memahami struktur novel, dan (4) peneliti sendiri sebagai bahan acuan dalam melakukan penelitian selanjutnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Indonesia (IND) > S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/66433

Actions (login required)

View Item View Item