Pemodelan strategi online learning berbasis fuzzy expert system dan pengaruhnya terhadap hasil belajar pemahaman konsep ditinjau dari self-directed learning readiness / Deddy Barnabas Lasfeto

Lasfeto, Deddy Barnabas (2019) Pemodelan strategi online learning berbasis fuzzy expert system dan pengaruhnya terhadap hasil belajar pemahaman konsep ditinjau dari self-directed learning readiness / Deddy Barnabas Lasfeto. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Lasfeto, Deddy Barnabas. 2016. Pemodelan Strategi Online Learning berbasis Fuzzy Expert System dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Pemahaman Konsep ditinjau dari Self Directed Learning Readiness. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Punaji Setyosari,M.Ed., (II) Prof. Dr. Ery Tri Djatmika R. W. W., M.A., M.Si., (III) Saida Ulfa, M.Edu., Ph.D. Kata kunci: Online Learning, Fuzzy Expert System, Self-directed learning readiness, Hasil belajar, Pemahaman konsep Online learning telah tumbuh secara dinamis di seluruh dunia dengan tujuan untuk memberikan banyak kesempatan belajar mandiri, kolaborasi dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Meskipun beberapa studi telah menemukan manfaat dari pengembangan sistem online learning untuk pembelajaran, akan tetapi sistem ini masih menimbulkan beberapa masalah bagi pebelajar antara lain kontrol pebelajar (learner control), disorientasi dan beban kognitif. Penelitian ini mencoba strategi pembelajaran online berbasis fuzzy expert system yang menggunakan teori logika fuzzy untuk proses pembelajaran yang efisien berdasarkan kekurangan atau kemampuan pemahaman konsep dan kemudian untuk merekomendasikan bahan belajar/konten yang paling cocok untuk memfasilitasi pembelajaran yang lebih efisien bagi pebelajar. Selain itu, penting juga untuk melihat kesiapan untuk pengarahan diri sendiri dalam belajar, atau kemampuan untuk mengelola pembelajaran sendiri. Adapun tujuan penelitian: (1) melakukan pengujian ada atau tidaknya perbedaan pemahaman konsep sebagai hasil belajar pada pebelajar yang diajar pada kelas Online Learning berbasis Fuzzy Expert System dan dan kelas online learning konvensional; (2) menguji perbedaan hasil belajar pemahaman konsep untuk pebelajar dengan level Self-Directed Learning Readiness yang berbeda; (3) menguji interaksi antara Strategi Pembelajaran Online Learning berbasis Fuzzy Expert System dan Self-Directed Learning Readiness dalam hasil belajar pemahaman konsep. Penelitian ini memilih variabel bebas strategi pembelajaran online berbasis fuzzy expert system, dan variabel moderator adalah self-directed learning readiness, hasil belajar domain kognitif merupakan variabel terikatnya yang diukur pada level pemahaman, yang diklasifikasikan dalam taksonomi belajar. Instrumen terkait dengan penelitian ini yakni (1) Instrumen Self-directed Learning Readiness; (2) Instrumen hasil belajar. Pada tahapan pertama, dilakukan Pioneering-test untuk menemukan distribusi skor dari pemahaman awal konsep, untuk membuat fungsi keanggotaan fuzzy menggunakan hasil nilai rata-rata dan standar deviasi dari hasil pioneering-test. Tahap selanjutnya yakni setelah diberikan rencana pembelajaran, maka dilakukan pre-test. Pertanyaan pre-test sama dengan pioneering-test. Pemahaman awal pebelajar diketahui dengan melakukan Pre-test dan hasilnya diinputkan ke dalam prosedur fuzzy expert system untuk menentukan materi pembelajaran yang sesuai kepada pebelajar, hal ini dimaksudkan agar terjadinya efisiensi, efektifitas, dan ketertarikan belajar oleh pebelajar. Hasil penelitian memaparkan bahwa hasil post-test pebelajar yang dikelompokkan sebagai kelas online learning berbasis fuzzy expert system menunjukkan rerata 75,20 sedangkan rerata pada kelompok online learning konvensional adalah 79,02. pada kelompok strategi Online learning konvensional, jumlah pebelajar dengan kategori self-directed learning readiness (SDLR) rendah adalah sebesar 24 orang atau 47,06 %, sedangkan jumlah pebelajar dengan kategori self-directed learning readiness (SDLR) tinggi adalah sebesar 27 orang atau 52,94 %. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pemahaman konsep sebagai hasil belajar pada pebelajar yang diajar menggunakan strategi Online Learning berbasis Fuzzy Expert System dan strategi online learning konvensional; (2) Terdapat perbedaan pemahaman konsep sebagai hasil belajar pada pebelajar self-directed learning readiness yang berbeda; (3) Terdapat interaksi antara Strategi Pembelajaran dan Self-directed learning readiness dalam hasil belajar pemahaman konsep. Penelitian ini memberikan saran: (1) Diperlukan penelitian-penelitian lanjutan pada efek online learning berbasis fuzzy expert system terhadap variabel lain seperti beban kognitif (cognitive load) dan kepuasan belajar pebelajar (student satisfaction) yang tidak menjadi variabel dalam penelitian ini; (2) Self-directed learning readiness atau tingkat kesiapan belajar mandiri dari pebelajar perlu menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan oleh lembaga pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam mempersiapkan pebelajar belajar mandiri baik dalam lingkungan online learning atau pun pada non online learning.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Teknologi Pendidikan (TEP) > S3 Teknologi Pembelajaran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/66271

Actions (login required)

View Item View Item