Konstruksi sosial atas usaha keripik talas di Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo / Luluk Ul Maknunah

Maknunah, Luluk Ul (2019) Konstruksi sosial atas usaha keripik talas di Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo / Luluk Ul Maknunah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Maknunah, Luluk Ul. 2019. Konstruksi Sosial Atas Usaha Keripik Talas di Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. GM. Sukamto, M.Pd.M.Si., (II) Agus Purnomo, M.Pd. Kata Kunci: konstruksi sosial, pemberdayaan, usaha keripik talas Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yakni gunung Tengger, Gunung Lamongan dan Gunung Argopuro. Sektor utama perekonomian Kabupaten Probolinggo adalah pertanian dan perkebunan. Salah satu potensi budidaya di Kabupaten Probolinggo adalah tanaman talas, khususnya di Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo cukup tinggi karena Desa Bucor terletak di gunung Argopuro. Berdasarkan pemaparan di atas, maka fokus dalam penelitian ini yaitu, (1) menganalisis latar belakang masyarakat desa Bucor Wetan memilih untuk membuat usaha keripik talas?, (2) menganalisis pemberdayaan usaha pembuatan keripik talas untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat desa Bucor Wetan?, (3) menganalisis konstruksi sosial usaha keripik talas masyarakat desa Bucor Wetan?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 7 yang terdiri dari pengusaha keripik talas di Desa Bucor Wetan dan informan pendukung berjumlah 4 yang terdiri dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kepala Desa, Kepala Karang Taruna, dan warga Desa Bucor Wetan dengan teknik pengumpulan informan yang digunakan yaitu teknik purposive. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang memiliki empat komponen yang diawali dengan pengumpulan data di lapangan, kemudian peneliti mereduksi data sesuai fokus penelitian, selanjutnya peneliti menyajikan data dan yang terakhir penarikan kesimpulan. Tahap penelitian ini terdiri dari tahap pra-lapangan, pekerjaan lapangan, analisis data, dan tahap penulisan laporan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil: (1) Latar belakang masyarakat memilih usaha keripik talas karena perekonomian keluarga tidak tercukupi serta tanaman talas mudah di dapat. (2) Pemberdayaan keripik talas dengan cara melestarikan tanaman talas sehingga tanaman talas tidak punah sehingga terus bisa dikonsumsi oleh masyarakat, pelatihan serta sosialisasi cara pemberdayaan talas, menjual maupun mengolah talas. (3) Konstruksi sosial dalam usaha keripik talas yaitu masyarakat terpengaruh dengan tetangga yang kesehariannya memakan talas rebus sehingga masyarakat ingin tahu rasa dan manfaat talas sebenarnya. Adapun saran bagi peneliti selanjutnya adalah untuk mengkaji konstruksi sosial antara pengusaha di Desa Bucor Wetan atau disarankan meneliti terkait konstruksi sosial bagi pengusaha maupun bagi masyarakat di Desa Bucor Wetan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/65136

Actions (login required)

View Item View Item