Pengembangan matakuliah pendidikan anti korupsi bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar / Ninik Indawati

Indawati, Ninik (2015) Pengembangan matakuliah pendidikan anti korupsi bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar / Ninik Indawati. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ninik Indawati, 2015. Pengembangan Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi Bagi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Disertasi, Program Studi S3 Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Promotor: Prof. Dr. Ery Tri Djatmika R.W.W., M.A., M.Si.; Ko-Promotor I: Prof. Dr. Agus Suman, S.E., DEA., Ko-Promotor II: Dr. Hari Wahyono, M.Pd. Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, pendidikan anti korupsi. Investasi dalam bidang pendidikan tidak semata-mata mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tetapi lebih luas lagi yaitu perkembangan ekonomi. Perkembangan ekonomi tercapai apabila sumberdaya manusianya memiliki etika, moral, tanggung jawab, adil, jujur, dan terbentuknya perilaku atau karakter yang anti terhadap korupsi. Hal ini merupakan pondasi yang sangat penting, yang perlu ditanamkan sejak dini kepada anak didik. Temuan yang terjadi, pendidikan jauh dari nilai moralitas kemanusiaan. Dalam keterpautan ekonomi, pendidikan hanya menjadi lembaga pengeruk keuntungan, tidak peduli kepada kemiskinan bangsa. Permainan kekuasaan dan ekonomi telah membawa pendidikan bangsa ke lembah keterpurukan. Dari fenomena demikian, yang harus dilakukan lembaga pendidikan adalah membangun ideologi kehidupan anti korupsi, diantaranya menempatkan pendidikan sebagai sarana membentuk karakter. Melalui pendidikan anti korupsi sebagai suatu mata kuliah yang diterapkan pada mahasiswa program studi pendidikan guru sekolah dasar, yang outputnya sebagai calon guru harus mampu mendidikkan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didiknya. Tujuan penelitian adalah (1) Mengembangkan perangkat pembelajaran mata kuliah pendidikan anti korupsi bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar, yang dilengkapi dengan Silabus, SatuanAcara Perkuliahan, buku panduan dosen, dan buku panduan mahasiswa, (2) Menguji efektivitas implementasi perangkat pembelajaran mata kuliah pendidikan anti korupsi bagi mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, yang dilengkapi Silabus, Satuan Acara Perkuliahan, buku panduan dosen, dan buku panduan mahasiswa. Metode penelitian pengembangan (Development Research) yang diterapkan adalah metode penelitian yang mengacu pada (1) model pengembangan prosedural, bersifat deskriptif yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan suatu produk yang efektif untuk digunakan sekolah/lembaga pendidikan, dan bukan untuk menguji teori (2) prosedur penelitian yang memaparkan komponen produk yang dikembangkan pada setiap tahapan dalam pengembangan, (3) uji coba produk dilakukan setelah rancangan produk selesai, bertujuan untuk mengetahui bahwa produk yang dibuat layak digunakan. Untuk memenuhi kriteria pembelajaran dan kriteria penampilan, uji coba dilakukan dengan cara (1) uji ahli, (2) uji terbatas terhadap pengguna produk, meliputi uji individu serta uji kelompok, dan (3) uji lapangan. Model pendekatan sistem dan langkah-langkah yang dirancang dan dikembangkan menurut Dick & Carey, dengan langkah-langkah: (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (2) melakukan analisis instruksional, (3) menganalisis karakteristik pebelajar, (4) merumuskan tujuan pembelajaran, (5) mengembangkan instrumen penilaian, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih bahan ajar, (8) merancang dan mengembangkan evaluasi formatif, (9) melakukan revisi terhadap program pembelajaran, dan (10) merancang dan mengembangkan evaluasi sumatif. Namun dalam pengembangan ini tidak melakukan evaluasi sumatif. Hasil pengembangan berupa perangkat pembelajaran meliputi Silabus, Satuan Acara Perkuliahan, bahan ajar, buku panduan dosen, buku panduan mahasiswa. Uji coba yang telah dilakukan meliputi uji ahli pembelajaran, uji ahli isi matakuliah, dan uji ahli media pembelajaran, uji individu, uji kelompok, dan uji lapangan. Hasil penilaian/tanggapan dari masing-masing uji coba digunakan sebagai masukan dalam penyusunan penyempurnaan produk pengembangan. Teknik analisis kuantitatif deskripstif juga digunakan untuk membandingkan kemampuan mahasiswa sebelum diajar dengan menggunakan bahan ajar dan setelah menggunakan bahan ajar, melalui pretes dan postes. Kedua hal tersebut dilakukan pada saat uji lapangan. Metode yang digunakan adalah uji t (Paired Samples Tes) untuk mengetahui keefektifan bahan ajar. Perhitungan uji t dilakukan dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil pretes dan postes mahasiswa signifikan, yaitu dengan adanya perbedaan nilai pretes dan postes, hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar pendidikan anti korupsi sangat efektif untuk di implementasikan pada mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S3 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Aug 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/64805

Actions (login required)

View Item View Item