Strategi arah pengembangan profesionalisme dosen (studi multi kasus pada Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Islam Malang) / Abdul Rohman

Rohman, Abdul (2019) Strategi arah pengembangan profesionalisme dosen (studi multi kasus pada Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Islam Malang) / Abdul Rohman. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Rohman, Abdul.2018. Strategi Arah Pengembangan Profesionalisme Dosen (Studi Multi Kasus pada Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Islam Malang). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd, (2) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd, (3) Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Pd, M.Si Kata kunci: arah, pengembangan, profesionalisme, UIN Maliki, UM, Unisma Dosen merupakan sumber utama kemajuan dan keberlangsungan perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang secara konsisten mengembangkan kegiatan pengembangan dosen akan memiliki tenaga dosen yang bermutu sehingga perguruan tinggi lebih mudah mencapai setiap tahap pengembangan yang sudah dicanangkan. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan strategi arah pengembangan profesionalisme dosen pada Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Islam Malang serta menemukan teori substantive dari tiga latar penelitian. Secara operasional tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan strategi arah induk pengembangan profesionalisme dosen, strategi arah pengembangan profesionalisme dosen pada bidang pendidikan dan pengajaran, strategi arah pengembangan profesionalisme dosen pada bidang penelitian, dan strategi arah pengembangan profesionalisme dosen pada bidang pengabdian masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain multi kasus. Datanya dikumpulkan dengan menggunakan interview, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah anggota senat universitas, rektor, wakil rektor, pimpinan dan sekretaris lembaga penjamin mutu, kepala dan sekretaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, dan bagian personalia. Analisa data dilakukan melalui analisis data kasus individual, dan analisis lintas kasus Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi arah yang digunakan oleh ketiga kasus dalam pengembangan profesionalisme dosen bermuara pada program induk pengembangan dosen sebagai berikut: Pertama, adanya nilai-nilai luhur yang dianut. Nilai-nilai luhur digunakan sebagai falsafah, jati diri dan jargon. Kedua adanya rencana strategis (renstra) jangka panjang yang perancangannya didasarkan pada nilai-nilai luhur yang diikuti. Renstra dibuat untuk masa dua puluh hingga dua puluh lima tahun yang dibagi kedalam beberapa jangka menengah mulai empat hingga lima tahun yang kemudian diturunkan ke visi, misi dan tujuan. Ketiga, ada lembaga yang dibentuk sebagai penanggungjawab pengembangan dosen. Keempat, dibentuk kelompok bidang keahlian, payung keahlian dan kepakaran. Kelima, ada dukungan dana secara penuh untuk program pengembangan dosen. Temuan fokus kedua yaitu ii strategi arah pengembangan profesioanlisme dosen pada bidang pendidikan dan pengajaran dilakukan melalui kebijakan yang mewajibkan dosen untuk studi lanjut S3, bahkan ada yang mewajibkan dosen untuk melanjutkan studi S3 di luar negeri. Program berikutnya yaitu adanya pendampingan/asistensi bagi dosen baru termasuk adanya pelatihan pedagogik, applied approach, pekerti, pelatihan bahasa asing untuk menuju world class university, pelatihan penunjang, pelatihan integrasi ilmu dan agama, dan pelatihan kelembagaan dan keaswajaan. Pada bidang penelitian dilakukan pelatihan penelitian kualitatif dan kuantitatif, membentuk orientasi pengembangan bidang penelitian, skema penelitian, klasifikasi dan pendanaan. Pada bidang pengabdian, pengembangan dosen dilakukan melalui pembekalan serta membentuk pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat. Mempertimbangkan hasil penelitian ini, para rektor disarankan agar melakukan pola percepatan publikasi, dan percepatan guru besar dengan cara klinis yaitu dengan cara aktif ke tiap fakultas sekali dalam tiap minggu untuk melakukan pendampingan kepada dosen di tiap fakultas. Kepada Yayasan pengelola Universitas swasta, Kemenristek, dan Kopertis agar melakukan lebih banyak kegiatan pengembangan dosen agar memenuhi batas minimal undang-undang pendidikan. Kepada dosen agar menempuh pendidikan formal tertinggi yaitu S3 dan selalu pengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan Tridharma. Kepada peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian yang lebih luas tentang pengembangan sumber daya manusia bukan hanya pada tenaga dosen tetapi juga pada tenaga kependidikan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/64032

Actions (login required)

View Item View Item