Kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu pendidikan pesantren (studi multisitus di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Ponpes Zainul Hasan Gengong, dan Ponpes Nurul Qodim Probolinggo) / M. Syafiq Humaisi

Humaisi, M. Syafiq (2018) Kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu pendidikan pesantren (studi multisitus di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Ponpes Zainul Hasan Gengong, dan Ponpes Nurul Qodim Probolinggo) / M. Syafiq Humaisi. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Humaisi, M. Syafiq. 2018. Kepemimpinan Kharismatik Kyai dalam Peningkatan Mutu Pedidikan Pesantren. (Studi Multisitus di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Ponpes Zainul Hasan Genggong, dan Ponpes Nurul Qodim Probolinggo). Disertasi. Program Studi Manajemen Pendidikan. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. A. Sonhadji K.H., M.A., Ph.D. (2) Prof. Dr. Ali Imron, M.Pd. M.Si. (3) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd. Katakunci: kepemimpinan kharismatik kyai, mutu pendidikan pesantren. Kyai sebagai pemimpin pesantren dituntut untuk memegang teguh nilai-nilai luhur yang menjadi acuannya untuk bersikap, bertindak, dan mengembangkan pesantren. Karena sesungguhnya nilai-nilai luhur yang diyakini kyai atau umat Islam menjadi roh (kekuatan) yang merupakan anugerah dan rahmat dari Allah swt. Oleh karena itu kyai dituntut untuk memiliki kebijaksanaan dan wawasan yang luas, terampil dalam ilmu-ilmu agama dan menjadi suri tauladan pemimpin yang baik. Dengan demikian, pertumbuhan suatu pesantren sangat bergantung pada kemampuan pribadi kyainya apalagi pada masa mega kompetisi saat ini yang intensitas perubahan sangat tinggi sehingga dibutuhkan manajemen yang baik dan kapasitas kepemimpinan yang andal. Kyai yang memiliki pengetahuan, kecerdasan, dan visi yang tajam akan memberlakukan bawahannya sebagai aset atau kekuatan dalam menjalankan pendidikan dipesantrennya, karena sifat tersebut mampu menjadikan bawahan lebih kuat, lebih mampu, lebih bisa menghilangkan rintangan yang mungkin dihadapi, serta memberikan masa depan yang menggembirakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: 1) Wujud kepemimpinan kharismatik kyai dalam meningkatkan mutu proses pendidikan Islamnya, 2) Sifat kepemimpinan kharismatik kyai dan program kyai dalam meningkatkan mutu pengasuhan pendidikan, 3) kepemimpinan kharismatik kyai dalam meningkatkan mutu hasil pendidikan. Teori utama (grand theory) dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu; pertama, teori pendidikan kharismatik yang dikemukakan oleh Umar bin Azm (2001), dan Montgemary (2005) yang menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan kharismatik berangkat dari nilai-nilai pengaruh personal yang didasarkan pada pijakan nilai-nilai yang sangat dipegang teguh oleh masyarakat. Kedua, teori manajemen pendidikan Islam yang dikemukakan oleh Sudjana (2004), ialah kemampuan khusus untuk melakukan suatu kegiatan baik bersama orang lain atau melalui orang lain dalam mencapai tujuan organisasi (pendidikan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus dan menggunakan metode analisis induktif termodifikasi. Penelitian dilaksanakan di tiga pondok pesantren yaitu pondok pesantren Nurul Jadid Paiton, Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, dan Pondok Pesantren Nurul Qodim Kalikajar Probolinggo. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif, melalui dua tahap yaitu analisis data situs individu dan analisis data lintas situs. Adapun pengecekan keabsahan data dipergunakan kredibilitas yang berupa (trianggulasi, pembicaraan dengan kolega, pemanfaatan referensi dan mengadakan member chek), transferabilitas, dan dependabilitas. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu proses pendidikan pesantren yaitu (1) pengembangan kompetensi tenaga pendidik dengan pendidikan formal (Dual mode system S1 bagi yang belum S1, serta S2 di dalam maupun luar negeri) dan pendidikan informal (pelatihan dan workshop kurikulum madin), (2) pengembangan visiting teacher dan (3) pengembangan sarana pendidikan pesantren. Kedua, kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu pengasuhan pendidikan yaitu (1) pengembangan berbasis asrama (2) pengembangan kualitas program pengasuhan dan (3) pengembangan kualitas waktu. Ketiga, kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu hasil pendidikan pesantren yaitu (1) penguatan jaringan kerjasama alumni di dalam negeri maupun di luar negeri (2) penguatan jaringan kerjasama dengan pondok pesantren dan perguruan tinggi dan (3) penguatan kompetensi alumni dengan pelatihan enterpreneurship dan pengabdian pada masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan kepada berbagai pihak yaitu: (1) bagi Pondok Pesantren sebagai bahan evaluasi atas peningkatan mutu pendidikan pesantren, agar diketahui kelemahan dan kelebihannya. Sehingga dapat menentukan langkah-langkah yang tepat guna. (2) bagi Pondok Pesantren yang membawahi lembaga pendidikan Islam formal dalam proses pengelolaan dan pengimplementasian kepemimpinan pendidikan kharismatik yang lebih baik, tepat dan terpola dalam menghadapi tantangan dan peluang pendidikan global saat ini yang semakin tinggi dan keras. (3) bagi Kementerian Agama RI sebagai pembina pondok pesantren, yaitu dalam pengembangan mutu pendidikan pondok pesantren. (4) peneliti lain di bidang manajemen pendidikan untuk mengkajinya lebih lanjut tentang kepemimpinan kharismatik kyai dalam peningkatan mutu pendidikan pesantren.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/64025

Actions (login required)

View Item View Item