Manajemen kerjasama sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri dalam perspektif teori pertukaran sosial (studi multi-kasus pada tiga SMK di Kota Mojokerto) / Nunuk Hariyati

Hariyati, Nunuk (2018) Manajemen kerjasama sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri dalam perspektif teori pertukaran sosial (studi multi-kasus pada tiga SMK di Kota Mojokerto) / Nunuk Hariyati. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hariyati, Nunuk. 2018. Manajemen Kerjasama Sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri dalam Perspektif Teori Pertukaran Sosial (Studi Multi-kasus pada Tiga SMK di Kota Mojokerto). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. H. Ahmad Sonhadji K.H., Ph.D., (II) Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Pd., M.Si., (III) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd. Kata kunci: manajemen kerjasama, SMK, dunia usaha/dunia industri, teori pertukaran sosial Permasalahan miss match antara SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) merupakan permasalahan klasik yang sejauh ini belum ada solusi yang tepat untuk mengatasinya. Permasalahan tersebut mencakup pengelolaan pembelajaran dengan substansi materi dan keterampilan yang diajarkan kepada siswa serta perwujudan menyeluruh dari rangkaian manajemen kerjasama antara kedua belah pihak. Kompleksitas manajemen kerjasama antara SMK dengan DUDI mengilustrasikan adanya unsur pertukaran kedua belah pihak dalam mewujudkan kerjasama yang mutualis. Penelitian ini berfokus pada profil kompetensi lulusan SMK, karakteristik DUDI sebagai Institusi Pasangan (IP), kelembagaan Tim Kelompok Kerja, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kerjasama SMK dengan DUDI, upaya strategis SMK dalam menjalin dan memelihara kerjasama, serta nilai hubungan kerjasama antara SMK dan DUDI. Penelitian ini dilakukan pada tiga SMK di Kota Mojokerto, yaitu SMK Negeri 1 Kota Mojokerto, SMK Taman Siswa Kota Mojokerto dan SMK PGRI Kota Mojokerto. Peneliti mengggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi multikasus untuk menemukan meaning dari setiap fenomena berkenaan dengan manajemen kerjasama antara ketiga SMK tersebut dengan DUDI. Data dikumpulkan oleh peneliti dengan wawancara mendalam, baik secara tersruktur maupun tidak terstruktur. Selain itu, peneliti melakukan observasi partisipan di mana peneliti berperan sebagai pengamat dalam kegiatan dan peristiwa sesuai dengan topik penelitian. Data juga dilengkapi dengan studi dokumentasi dari beberapa dokumen-dokumen kerjasama, kurikulum, dan dokumen lain yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis dengan model proses interaktif dengan analisis data kasus tunggal pada masing-masing sekolah, untuk selanjutnya dianalisis secara lintas kasus dengan menggunakan analisis komparatif konstan. Keabsahan data oleh peneliti diuji dengan menggunakan kriteria kredibilitas dengan trianggulasi sumber dan teknik, member check, ketekunan peneliti, kecukupan referensial dan pemeriksaan sejawat dengan diskusi. Keabsahan data juga diuji melalui audit oleh pembimbing untuk memenuhi kriteria dependabilitas. Data yang telah terkumpul dan dianalisis diuji transferabilitasnya dengan penyusunan data yang sistematis dan komprehensif didukung obyektifitas data yang berarti pula telah memenuhi kriteria konfirmabilitas dalam keabsahan data. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yang dipaparkan secara berurutan sebagai berikut. Pertama, profil kompetensi lulusan pada ketiga SMK relevan dengan karakteristik DUDI yang ada di Kota Mojokerto. Kedua, Karakateristik DUDI dengan ragam skala dan fasilitas yang dimiliki, menetukan kontribusi dalam penyelenggaraan pada ketiga SMK, selain relevansi bidang dan kualfikasi kebutuhan tenaga kerja. Ketiga, Tim kelompok kerja memiliki peran penting dalam merealisasikan dan menindaklanjuti kerjasama sekolah dengan DUDI melalui mekanisme dan prosedur yang ditetapkan masing-masing SMK. Keempat, perencanaan kerjasama dipengaruhi oleh keefektifan komunikasi dalam melakukan pemetaan DUDI melaui kegiatan need assessment yang dilakukan oleh masing-masing SMK. Selain itu, keterlibatan DUDI turut menjadi menjadi aspek yang menetukan realisasi kerjasama ketiga SMK dengan DUDI. Kelima, realisasi kerjasama ketiga SMK dengan DUDI tergantung pada orientasi kerjasama pada masing-masing sekolah dan kesediaan bekerjasama dari pihak DUDI. Pada umumnya kerjasama lebih banyak direalisasilan pada aspek pembelajaran, terutama pada pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan Uji Kompetensi Kejuruan (UKK). Sementara, rasio jumlah DUDI (terutama DUDI berskala besar) tidak sebanding dengan jumlah siswa pada ketiga SMK menyebabkan tidak terdistribusiakannya siswa peserta Prakerin. Keenam, Evaluasi didasarkan pada tolok ukur yang mencakup capaian prestasi siswa dan keterserapan lulusan di dunia kerja. Keberhasilan ketiga SMK dalam menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada dasarnya ditentukan oleh daya dukung yang dimiliki masing-masing sekolah. Ketujuh, upaya strategis yang dilakukan ketiga SMK dalam menjalin kerjasama dengan DUDI, meliputi: penguatan komitmen internal sekolah dalam mewujudkan budaya mutu, perluasan jaringan melalui ÔÇ£usaha jemput bolaÔÇØ peluang kerjasama dengan DUDI dengan pendekatan informal dan formal, optimalisasi peran dan fungsi Tim Kelompok Kerja sebagai ÔÇ£garda depanÔÇØ dalam kerjasama dengan DUDI; dan (d) diversifikasi anggaran untuk program kerjasama sekolah. Kedelapan, nilai kerjasama yang diperoleh masing-masing pihak tidak selalu berbanding lurus dengan cost yang dikeluarkan, namun bergantung pada upaya pendekatan yang dilakukan aktor-aktor kunci yang terlibat dalam kerjasama dalam melakukan bergaining ketokohan menjadi unsur penguatnya. Nilai yang diperoleh masing-masing pihak, baik dalam bentuk material maupun simbolik sangat bergantung dari pola kerjasama yang dilaksanakan kedua belah pihak. Hasil penelitian ini berimplikasi secara teoritis pada penguatan Teori Pertukaran Sosial sebagai sebuah pola kerjasama yang dapat dikonversikan dalam kerjasama yang mutualis pada tataran kelembagaan. Hasil penelitian ini juga berimplikasi secara praktis pada upaya-upaya strategis yang dilakukan SMK dalam rangka memenuhi unsur-unsur menjadi syarat dan standar untuk menjalin kerjasama dengan DUDI dalam sebuah sistem manajemen kerjasama. Oleh karena itu, peneliti memberikan beberapa rekomendasi yang ditujukan kepada guru dan kepala sekolah pada ketiga SMK, SMK lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto, Direktorat Pembina Sekolah Menengah Kejuruan, peneliti lain dan Pengembang Ilmu Manajemen Pendidikan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Sep 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/64022

Actions (login required)

View Item View Item