Pengembangan bahan ajar menulis kreatif cerita anak berorientasi nilai-nilai karakter / Eka Mufidah Nurjannah

Nurjannah, Eka Mufidah (2019) Pengembangan bahan ajar menulis kreatif cerita anak berorientasi nilai-nilai karakter / Eka Mufidah Nurjannah. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Nurjannah, Eka Mufidah. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Kreatif Cerita Anak Berorientasi Nilai-nilai Karakter. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M. Pd. (2) Dr. Titik Harsiati, M. Pd. Kata Kunci: bahan ajar, menulis kreatif, cerita fabel, nilai-nilai karakter. Bahan ajar merupakan buku pedoman belajar bagi siswa yang memuat materi, contoh, dan latihan soal yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran siswa adalah tercapainya kompetensi dasar dalam kurikulum. Bahan ajar menulis kreatif cerita anak berorientasi nilai-nilai karakter menjadi buku penunjang bagi guru dalam mengajarkan keterampilan menulis cerita bagi siswa. Isi bahan ajar memuat materi dan contoh, gambar, serta latihan menulis. Latihan menulis cerita digunakan untuk mengasah kemampuan siswa dalam menulis cerita. Cerita yang diangkat dalam materi bahan ajar menulis kreatif adalah cerita fabel. Cerita fabel sangat dekat dengan kehidupan siswa, karena menceritakan tentang peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang sarat akan nilai-nilai moral. Oleh karena itu, bahan ajar menulis kreatif ini berorientasi pada nilai-nilai karakter. Bahan ajar menulis kreatif dapat melatih siswa untuk menulis cerita fabel serta memikirkan nilai-nilai yang baik untuk diangkat menjadi sebuah cerita. Model penelitian ini menggabungkan dua model yakni Dick and Carey dan Four-D Model. Tahapan yang dilakukan dalam kedua model tersebut adalah mengidentifikasi tujuan intruksional, melakukan analisis instruksional, menganalisis keterampilan dan karakteristik yang dimiliki anak dan pengajar, analisis tujuan-tujuan pengajaran ke dalam tujuan-tujuan yang spesifik, mengembangkan strategi pengajaran, mengembangkan bahan ajar, melakukan evaluasi formatif, dan merevisi. Penelitian ini dilakukan uji coba kelompok kecil terlebih dahulu pada siswa kelas V D SDN Percobaan 2 Malang. Kemudian dilakukan uji lapangan berupa Pretest dan Posttest di kelas V C SDN Percobaan 2 malang. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimental Design dengan jenis One Group Pretest Posttest?© maka hanya satu kelas yang dilakukan uji coba yakni kelas V C SDN Percobaan 2 malang. Produk bahan ajar menulis kreatif cerita anak berorientasi nilai-nilai karakter memuat dua unit. Unit pertama menulis terbimbing dan unit kedua menulis mandiri. Tiap unit memiliki lima aktivitas dalam menulis cerita. Kelima aktivitas terdiri atas menentukan tema, menentukan tokoh dan sifatnya, mengembangkan kerangka cerita, menulis cerita, dan menentukan judul cerita. Muatan bahan ajar didukung dengan adanya rangsangan gambar dan cerita fabel. Cerita fabel yang dicontohkan memuat nilai-nilai yang sesuai dengan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) utamanya nilai kejujuran, persahabatan, peduli sosial dan kerja keras. Adanya rangsangan gambar dan cerita fabel memudahkan siswa untuk menulis cerita fabel. Berikut penjelasan secara rinci kegiatan di tiap unit. Unit satu menulis terbimbing menggunakan pendekatan copy master untuk melatih siswa menulis cerita. Pendekatan ini diawali dengan adanya contoh berupa gambar berseri, proses menulis, serta cerita fabel. Siswa memahami contoh yang diberikan kemudian tugasnya siswa dapat menulis cerita fabel dengan mengikuti proses menulis. Kegiatan dalam proses menulis cerita meliputi lima aktivitas yang terdiri atas menentukan tema, menentukan tokoh dan sifat, mengembangkan kerangka cerita, menulis cerita dan menentukan judul cerita. Cerita fabel yang digunakan dalam proses menulis memuat nilai-nilai karakter. Nilai karakter yang muncul dalam cerita fabel adalah nilai kejujuran, peduli sosial dan kerja keras. Unit satu menghasilkan karya siswa dalam membuat cerita fabel dengan orientasi nilai kejujuran, peduli sosial dan kerja keras. Pada unit dua menulis mandiri digunakan pendekatan menulis bebas. Kegiatan dalam unit dua memiliki kesamaan dengan unit satu. Kegiatannya berupa lima aktivitas menulis yang terdiri atas, menentukan tema, menentukan tokoh dan sifatnya, mengembangkan kerangka cerita, menulis cerita dan menentukan judul cerita. Pada unit ini siswa secara mandiri memilih tema cerita yang sudah diberikan. Tema cerita fabel sesuai dengan nilai-nilai karakter. Pilihan tema meliputi nilai kejujuran, peduli sosial, nilai persahabatan, dan kerja keras. Keempat pilihan tema akan dipilih siswa untuk dikembangkan menjadi karya cerita fabel. Hasil yang diperoleh dalam uji bahan ajar ada dua terdiri atas uji kelayakan dan uji keefektifan. Uji kelayakan didapat dari uji validitas kepada ahli materi, ahli sastra anak, ahli praktisi, dan uji coba kelompok kecil. Uji validitas pada ahli materi memeroleh 84%, ahli sastra anak memeroleh 90%, ahli praktisi memeroleh 85%, serta uji coba kelompok kecil memeroleh 80%. Sehingga total dari rata-rata validitas keempat sumber mendapatkan 85%. Kategori validitas dari persentasi tersebut adalah cukup layak. Sehingga, harus dilakukan sedikit revisi sebelum digunakan dalam uji coba lapangan. Uji coba lapangan digunakan untuk mengetahui keefektifan produk bahan ajar menulis kreatif pada siswa. Pengujian dilakukan dalam dua tahapan yakni uji normalitas dan uji beda. Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data nilai pretest dan posttest berdistribusi normal atau tidak. Data harus berdistribusi normal untuk melakukan pengujian berikutnya. Hasil uji normalitas pretest dan posttest diperoleh taraf signifikansinya adalah 0,123 dan 0,200. Keputusannya data dikatakan normal apabila nilai signifikansi > 0,05. Kedua nilai pretest dan posttest lebih dari 0,05 maka data pretest dan posttest dikatakan normal. Selanjutnya dilakukan uji beda dengan membandingkan nilai pretest dan posttest untuk mengetahui keberbedaan antara keduanya. Jika niilai keduanya tidak berbeda maka bahan ajar menulis kreatif berorientasi nilai-nilai karakter dikatakan tidak efektif, tetapi apabila sebaliknya maka bahan ajar menulis kreatif dikatakan efektif. Uji beda menggunakan sample paired t-test. Hasil pengujian diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,00. Keputusannya untuk mengetahui keefektifannya apabila nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 maka dikatakan efektif. Hasil nilai uji beda 0,00 < 0,05 maka keputusannya adalah bahan ajar menulis kreatif berorientasi nilai-nilai karakter efektif dilaksanakan dalam pembelajaran.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: PASCASARJANA(PS) > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/63390

Actions (login required)

View Item View Item