Pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun di SDI Manunai Kabupaten Sikka / Yeremias Kuma Apelabi

Apelabi, Yeremias Kuma (2019) Pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun di SDI Manunai Kabupaten Sikka / Yeremias Kuma Apelabi. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Apelabi, Yeremias Kuma. 2018. Pelaksanaan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Busana Tenun Ikat Di SDI Manunai Kabupaten Sikka. Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi IPS, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si, (2) Dr. Sunaryanto, M.Ed. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Budaya, Tenun Ikat Salah satu warisan budaya yang masih tetap dipertahan di kabupaten Sikka adalah tenun ikat. Tenun ikat menjadi aspek budaya yang masih berpengaruh, bermutu, dan memiliki nilai seni tinggi. Pada awalnya, tenun ikat hanya digunakan saat upacara adat, pernikahan, dan kematian. Perkembangan tenun ikat semakin banyak digunakan dalam kehidupan setiap hari, salah satunya dalam dunia pendidikan. Melalui dunia pendidikan, sekolah sebagai fasilitas pengenalan budaya tenun ikat kepada siswa. SDI Manunai sebagai salah satu sekolah yang menerapkan budaya busana tenun ikat dalam dunia pendidikan. Penerapan ini dengan tujuan sebagai upaya mengenalkan dan melestarikan budaya tenun ikat melalui busana sejak siswa masih berada di sekolah dasar. Adapun tujuan lain melalui pendidikan yaitu dapat menanamkan nilai-nilai karakter budaya tenun ikat kepada siswa SDI Manunai. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan nilai-nilai karakter dalam budaya busana tenun ikat, 2) mendeskripsikan program pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun ikat, 3) mendeskripsikan kendala atau hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun ikat, 4) mendeskripsikan makna pelaksanaan pendidikan karakter melaui budaya busana tenun ikat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi.prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mendapatkan keabsahan data penelitian dengan menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa: 1) Nilai-niai karakter dalam budaya busan tenun ikat di SDI Manunai meliputi nilai mencintai, nilai toleransi, nilai kreatif, nilai menghargai prestasi, nilai peduli sosial, dan nilai keindahan. 2) Program pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun ikat ini sebagai bentuk menjalankan keputusan pemerintah daerah setempat. Program menggunakan budaya busana tenun ikat kepada semua warga sekolah setiap hari rabu dan kamis. Guru-guru dan pegawai juga menggunakan seragam budaya busana tenun ikat setiap hari jumat pertama dalam bulan. 3) Hambatan tersebut pertama tercipta dari lingkungan keluarga, keluhan dari orang tua harga tenun ikat yang mahal, dan kurangnya pemahaman guru tentang pentingnya konsep pendidikan karakter melalui budaya busana tenun ikat. 4) Pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya busana tenun ikat di SDI Manunai bermakna sebagai mempekenalkan dan melestarikan budaya asli daerah Sikka melalui dunia pendidikan. Adapun makna lain sebagai bentuk penananaman nilai-nilai budaya asli daerah yang mulai hilang keberadannya kepada siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: PASCASARJANA(PS) > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/63375

Actions (login required)

View Item View Item