Penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik mind map untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar muatan IPS siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang / Nisa'ul Yonida Masruroh

Masruroh, Nisa'ul Yonida (2018) Penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik mind map untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar muatan IPS siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang / Nisa'ul Yonida Masruroh. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vii ABSTRAK Masruroh Nisa ul Yonida. 2018. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Teknik Mind Map untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Muatan IPS Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya M.Si (2) Dr. Muakibatul Hasanah M.Pd Kata kunci Model Problem Based Learning (PBL) Aktivitas Hasil Belajar Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang diketahui bahwa terjadi permasalahan terkait aktivitas dan hasil belajar. Permasalahan tentang aktivitas belajar yaitu (1) interaksi guru dan siswa masih kurang (2) guru tidak mengaitkan materi dengan skema atau pengetahuan yang telah dimiliki siswa saat proses pembelajaran berlangsung sehingga siswa merasa bosan dan (3) guru lebih banyak berpedoman pada buku teks dan LKS yang tersedia di sekolah yang menyebabkan siswa tidak fokus pada pembelajaran. Permasalahan tentang hasil belajar yaitu (1) Ketika pelaksanaan observasi awal ditemukan fakta bahwa siswa kurang peka terhadap masalah sosial yang terjadi di sekitar lingkungan sekolahnya yang kumuh hal ini terlihat dari observasi awal ada 3 siswa yang membuang sampah sembarangan ketika pembelajaran berlangsung (2) siswa merasa kesulitan saat diminta membuat rangkuman materi yang cukup banyak dan membutuhkan waktu lama (3) hasil belajar muatan IPS masih rendah di bawah KKM 73 yakni dengan rata-rata kelas 67 25 sehingga perlu diadakan perbaikan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar muatan IPS siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang dengan penerapan Model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Teknik Mind Map. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dari Kemmis dan Taggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Proses pelaksanaan penelitian masing-masing dilakukan dalam empat tahap secara berulang yaitu (1) menyusun rencana pembelajaran (2) melakukan tindakan sesuai rencana pembelajaran (3) melakukan observasi terhadap hasil tindakan dan (4) melakukan refleksi. Jenis data yang dikumpulkan meliputi data proses dan data hasil. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi pedoman observasi pedoman wawancara tes catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data diawali dengan mengumpulkan data menyajikan data mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Proses pembelajaran model problem based learning (PBL) berbantuan teknik mind map dilakukan melalui lima tahapan yakni (1) orientasi siswa pada masalah lingkungan yang kumuh (2) mengorganisasi siswa untuk belajar (3) membimbing pengalaman individual/kelompok (4) mengembangkan hasil karya dengan teknik mind map (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah dengan teknik mind map. viii Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa aktivitas dan hasil belajar meningkat dengan diterapkannya model problem based learning (PBL) berbantuan teknik mind map. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dengan (1) Persentase aktivitas belajar siswa secara klasikal sudah terlaksana dengan sangat baik mencapai kriteria keberhasilan 8805 75% pada siklus II. Pada siklus I 71% siswa aktif dan pada siklus II 86% siswa sangat aktif (2) hasil belajar siswa juga menunjukkan keberhasilan karena sudah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian yakni 8805 75% mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) IPS yaitu 73. Keberhasilan aspek pengetahuan didapat dari tes evaluasi terlihat meningkat dari awal sebelum tindakan siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar aspek pengetahuan sebesar 67 25 sebelum tindakan meningkat pada siklus I dengan rata-rata 71 50 dan semakin meningkat di siklus II yakni 80 05. Jumlah siswa yang mencapai KKM 73 pada siklus I cukup baik yakni sebanyak 50% dan jumlahnya meningkat sangat baik pada siklus II menjadi 90%. Hasil belajar aspek keterampilan diperoleh dari nilai produk membuat mind map. Nilai rata-rata hasil belajar aspek keterampilan sebesar 59 20 sebelum tindakan meningkat pada siklus I dengan rata-rata 73 65 dan semakin meningkat di siklus II yakni 82 65. Jumlah siswa yang mencapai KKM 73 pada siklus I baik yakni sebanyak 70% dan jumlahnya meningkat pada siklus II menjadi sangat baik yakni 90%. Hasil belajar aspek sikap diperoleh dari observasi sikap selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Nilai rata-rata hasil belajar aspek sikap sebesar 55 80 sebelum tindakan meningkat pada siklus I dengan rata-rata 57 60 dan semakin meningkat di siklus II yakni 75 80. Jumlah siswa yang mencapai KKM 73 pada siklus I cukup baik yakni sebanyak 65% dan jumlahnya meningkat sangat baik pada siklus II menjadi 95%. Peningkatan aktivitas belajar siswa meningkat karena interaksi guru dan siswa menjadi semakin aktif dengan adanya kegiatan tanya jawab tentang permasalahan lingkungan yang kumuh guru telah mengaitkan materi dengan skema atau pengetahuan yang telah dimiliki siswa saat proses pembelajaran guru tidak lagi hanya berpedoman pada buku teks dan LKS yang tersedia di sekolah tetapi siswa secara aktif melakukan kegiatan observasi di luar kelas dan diskusi secara menyenangkan sehingga siswa merasa tertantang dan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan sekitarnya. Hasil belajar siswa meningkat karena tidak ada lagi siswa yang membuang sampah sembarangan siswa lebih rajin merawat tanaman di lingkungan sekolah dengan adanya mind map siswa tidak merasa kesulitan lagi saat diminta membuat rangkuman materi yang cukup banyak dan membutuhkan waktu lama masalah yang disajikan bermakna dan relevan dalam kehidupan sehari-hari sehingga melatih siswa untuk befikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan sekitar yang kumuh. Agar pelaksanaan pembelajaran ini dapat berjalan secara lebih optimal diharapkan agar menggunakan media gambar dengan ukuran kertas yang besar dan melaksanakan sintaks Problem Based Learning (PBL) dengan benar.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: PASCASARJANA(PS) > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/63346

Actions (login required)

View Item View Item