Permukiman kumuh di Kota Surabaya / M. Fikri Amrullah

Amrullah, M. Fikri (2018) Permukiman kumuh di Kota Surabaya / M. Fikri Amrullah. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi ABSTRAK Amrullah, M. Fikri. 2018. Permukiman Kumuh di Kota Surabaya. Tesis, Program Studi Pendidikan Geografi, Program Magister Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I). Prof. Dr. Budijanto, M.Sos., (II). Dr. I Nyoman Ruja, SU. Kata Kunci : Permukiman kumuh, sungai, penduduk Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah ibukota Jakarta dan sebagai pusat industri untuk wilayah Indonesia bagian timur.. Tingginya angka pertumbuhan penduduk di kota Surabaya tidak diimbangi oleh perluasan wilayah permukiman di dalam kota, sehingga terbentuk kawasan permukiman kumuh di kota Surabaya. Salah satunya yang berada di Kelurahan Ngagelrejo atau lebih tepatnya di sebelah utara Sungai Jagir. Permukiman tersebut berada di tanah irigasi atau sempadan sungai yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk digunakan sebagai permukiman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alas an dari para penduduk untuk memilih tinggal di kawasan permukiman kumuh. Bentuk adaptasi penduduk serta keinginan untuk tinggal di daerah lain yang lebih layak. Penelitian kualitatif fenomenologi ini perolehan datanya dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan data dilakukan dengan triangulasi dan wawancara mendalam. Pendekatan analisis yang digunakan adalah proses keruangan, tetapi analisis dalam bahasan penelitian ini terbatas pada argument para pemukim tentang kawasan permukiman kumuh di Ngagelrejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan permukiman kumuh di Ngagelrejo merupakan salah satu wilayah yang saat ini menjadi prioritas sebagai wilayah yang akan dikembalikan fungsinya yakni sempadan sungai. Para penduduk di kawasan kumuh sudah merasa sangat nyaman, sehingga sudah tidak ada keinginan untuk pindah kedaerah lain. Sebagian besar penduduk memilih tinggal karena adanya ikatan kekeluargaan dan pertemanan yang awalnya menampung mereka untuk tinggal, jarak antar permukiman dan lokasi kerja yang cukup dekat, dan adanya suasana nyaman tinggal dikawasan permukiman kumuh sehingga membuat mereka tidak ingin untuk berpindah ke daerah lain. Informan yang sudah lebih dulu tinggal menyatakan bahwa harga tanah saat itu masih tergolong murah jika dibandingkan dengan wilayah lain di kota Surabaya. Mayoritas warga bermata pencaharian ganda bertujuan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup yang tinggi. Peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian yang fokus pada penurunan kualitas tanah di daerah sepanjang sungai jagir, serta dampaknya terhadap bangunan yang ada.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S2 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/62443

Actions (login required)

View Item View Item