Peningkatan Higher Order Thinking skills (HOTS) menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah / Misna Marliana

Marliana, Misna (2018) Peningkatan Higher Order Thinking skills (HOTS) menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah / Misna Marliana. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Marliana, Misna. 2017. Peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di Kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah. Tesis. Pendidikan Geografi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., (II) Dr. Dwiyono Hari Utomo, M.Si, M.Pd. Kata kunci: Higher Order Thinking Skills (HOTS), Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Hasil kemampuan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS) siswa yang rendah merupakan permasalahan di Kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah. Siswa kesulitan dalam menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi terhadap soal-soal HOTS yang diberikan guru sehingga persentase siswa lebih banyak berada pada klasifikasi sangat kurang (E). HOTS siswa yang rendah di Kelas X IPS1 disebabkan oleh salah satu faktor yaitu model pembelajaran yang digunakan guru secara konvensional berupa ceramah. Model PBL merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan HOTS siswa. Model PBL melalui permasalahan kehidupan nyata memberikan kesempatan siswa dalam memilih dan melakukan pemecahan masalah. Siswa dapat meningkatkan HOTS dalam pemecahan masalah dari soalsoal yang diberikan guru. Masalah-masalah yang disajikan guru melalui soal-soal menuntut siswa berpikir tingkat tinggi (HOTS). Penelitian ini menggunakan rancangan PTK. Penelitian dilaksanakan di Kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah sebanyak 26 siswa pada materi Pencemaran dan Konservasi Air Laut. Data penelitian ini berupa aktifitas guru dan siswa serta HOTS. Penelitian menghasilkan keterlaksanaan aktifitas guru menggunakan model pembelajaran PBL meningkat dari 82,13% dari Siklus 1 menjadi 90,47% di Siklus 1. Aktifitas siswa seiama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan dari 75,87% pada Siklus I meningkat menjadi 81,43% pada Siklus II. HOTS siswa Kelas X IPS1 SMAN 1 Pulau Laut Tengah dominan klasifikasi Baik (B) di Siklus I meningkat jadi Sangat Baik (A) di Siklus II sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan pada siklus selanjutnya. Guru sebaiknya menggunakan model PBL sebagai model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa. Guru perlu mengatur waktu agar efektif dalam menerapkan setiap tahapan pembelajaran serta mengaitkan permasalahan dengan pengalaman siswa sehingga relevan dan sesuai dengan kapasitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S2 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/62423

Actions (login required)

View Item View Item