Pengembangan aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial bentuk mobile application (Cranialfit) untuk siswa Sekolah Menengah Pertama / Aang Ghunaifi Dardiri

Dardiri, Aang Ghunaifi (2018) Pengembangan aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial bentuk mobile application (Cranialfit) untuk siswa Sekolah Menengah Pertama / Aang Ghunaifi Dardiri. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Ghunaifi, Aang Dardiri. 2017. Pengembangan Aktivitas Gerak Kebugaran Jasmani Berbasis 12 Saraf Kranial Bentuk Mobile Application (Cranialfit) untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis, Program Studi Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Saichudin, M.Kes., (II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. Kata kunci: kebugaran jasmani, 12 saraf kranial, mobile application, cranialfit. Disfungsi 12 kranial pada manusia berakibat indra tidak dapat bekerja secara maksimal. Oleh karenanya perlu dilakukan langkah preventif untuk mengoptimalisasi indra pada manusia. Sehingga berdasarkan fenomena tersebut memerlukan solusi berupa aktivitas gerak kebugaran jasmani yang berbasis 12 saraf kranial untuk menstimulus saraf kranial yang berfungsi pada indra manusia. Tujuan penelitian & pengembangan adalah (1) mengembangkan aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial, (2) mengembangkan mobile application aktivitas kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial. Tujuan tersebut sebagai langkah optimalisasi fungsi 12 saraf kranial siswa Sekolah Menengah Pertama. Dimana pada usia remaja membutuhkan fungsi panca indra yang optimal dalam melakukan berbagai aktivitas. Model penelitian & pengembangan menggunakan model Lee & Owens yang meliputi: (1) assessment/analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Data dari penelitian & pengembangan merupakan hasil instrumen berdasarkan tanggapan validasi ahli, hasil uji coba kelompok kecil, dan hasil uji coba kelompok besar. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data kualitatif yaitu berupa masukan dan saran ahli media, ahli neurologi, serta masukan dan saran pengguna. Teknik analisis deskriptif dengan persentase digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil uji validasi ahli serta penyebaran angket uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Produk hasil pengembangan berupa aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial, terdiri dari 12 aktivitas gerak yang pada masing-masing gerakan berfungsi menstimulus saraf kranial. Produk aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial dikemas ke dalam bentuk mobile application (cranialfit) yang dapat dioperasikan menggunakan smartphone. Tampilan awal yang terdapat dalam mobile application ini diantaranya adalah (1) logo & nama mobile application (cranialfit), (2) tagline aplikasi, dan (3) log in (tombol masuk ke menu utama). Sedangkan untuk isi menu mobile application terdapat menu utama yang terdiri dari empat menu, yaitu: (1) menu instruksional gerakan, (2) kajian saraf kranial, (3) kebugaran jasmani, dan (4) video latihan. Data hasil validasi ahli neurologi diperoleh persentase data sebesar 88,75%. Selanjutnya hasil validasi ahli media mendapatkan persentase 75%. Berdasarkan hasil validasi ahli, produk yang dikembangkan dinyatakan valid dan dilanjutkan ke tahap uji kelompok. Hasil dari uji coba kelompok kecil produk aktivitas kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial mendapatkan rekapitulasi persentase data sebesar 83,1% dinyatakan valid serta dapat dipraktikkan siswa. Selanjutnya untuk uji cobaii kelompok besar mendapatkan rekapitulasi data sebesar 80,42% dinyatakan valid serta dapat dipraktikkan siswa. Aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial bentuk mobile application dapat diimplementasikan di SMP/MTs sederajat. Masukan dan saran terhadap produk pengembangan mengarah kepada hal yang lebih lanjut, yaitu: (1) aktivitas gerak berbasis 12 saraf kranial ini tidak sebatas hanya untuk siswa SMP, namun bisa dilakukan pada siswa SD, SMA, perguruan tinggi, ataupun masyarakat umum, (2) aktivitas gerak sebaiknya tidak hanya terbatas pada aktivitas gerak kebugaran jasmani, (3) perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas dan pengaruh dari produk aktivitas gerak kebugaran jasmani berbasis 12 saraf kranial.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S2 Pendidikan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/62172

Actions (login required)

View Item View Item