Pengembangan instrumen tes keterampilan bolabasket mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk siswa SMA/SMK sederajat / Dicke MArita Anggraeni

Anggraeni, Dicke Marita (2017) Pengembangan instrumen tes keterampilan bolabasket mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk siswa SMA/SMK sederajat / Dicke MArita Anggraeni. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Anggraeni, Dicke Marita. 2017. Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Bolabasket Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Untuk Siswa SMA/SMK Sederajat. Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Olahraga, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) Dr. Sugiharto, M.S. Kata kunci: Pengembangan, instrumen, keterampilan, bolabasket, SMA/SMK. Tenaga pendidik dikatakan profesional bila dapat menciptakan proses pendidikan dan evaluasi yang baik dengan menggunakan alat ukur yang berkualitas (valid, reliabel, obyektif & praktis). Seorang guru PJOK diharuskan mempunyai kemampuan dalam menyusun instrumen tes keterampilan, karena instrumen tes yang disusun tentunya mempengaruhi hasil belajar siswa. Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan cara mendokumentasikan hasil penilaian (rubrik penilaian) dari guru PJOK di SMAN 8 Malang: 1) kompetensi yang sering diajarkan atau dilaksanakan adalah permainan bola besar, 2) pada materi bolabasket dan bolavoli terdapat tes keterampilan namun tidak adanya penjabaran indikator (penilaian proses), 3) penilaian tes keterampilan bolabasket yang dilakukan oleh guru PJOK SMAN 8 Malang selama ini cenderung pada hasil keterampilan siswa saja. Tujuan penelitian adalah mengembangkan instrumen tes keterampilan bolabasket (keterampilan praktik yang meliputi penjabaran indikator/tes penilaian proses dan penjabaran langkah-langkah bentuk kinerja/tes penilaian hasil) agar memudahkan guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk menilai keterampilan siswa SMA/SMK sederajat. Prosedur pengembangan mengacu pada model pengembangan Kirkendall dengan mengadopsi dari 11 langkah menjadi 8 langkah, yaitu observasi dan wawancara (analisis kebutuhan), mengembangkan butir tes keterampilan, evaluasi ahli (2 ahli bolabasket, 1 ahli evaluasi pendidikan jasmani dan 1 ahli media), revisi produk, uji coba lapangan, menentukan validitas, reliabilitas, mengembangkan norma. Hasil validasi dari 2 ahli bolabasket dinyatakan 91% produk pengembangan dapat digunakan tanpa revisi, validasi dari ahli evaluasi pendidikan jasmani dinyatakan 81% produk pengembangan dapat digunakan tanpa revisi, validasi ahli media dinyatakan 97% produk pengembangan dapat digunakan tanpa revisi. Hasil uji coba lapangan tes ketrampilan dribble bolabasket (validitas 0,520, reliabilitas 0,549, objektivitas 0,839), dan shooting underring (validitas 0,610, reliabilitas 0,860, objektivitas 0,749). Untuk tingkat validitas batterry test keterampilan bolabasket 0,601. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tes keterampilan bolabasket untuk siswa SMA/SMK tersebut dinyatakan layak digunakan untuk mengukur keterampilan bermain bolabasket yang dikemas dalam autoplay dan buku panduan. ABSTRACT Anggraeni, Dicke Marita. 2017. Developing Basketball Competence Test Instrument in Physical Education Class for SMA/SMK Students. Thesis, Magister Program in Physical Education, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) Dr. Sugiharto, M.S. Key words: Development, instrument, skills, basketball, SMA/SMK Educators are said to be professional when able to create a good process of education and evaluation by using a quality measuring tool (valid, reliable, objective & practical). In Physical Education (PE) learning process, it is required for the teacher to have the ability in developing competence test instrument as it effects studentsÔÇÖ learning outcome. The observation in this research was conducted through documenting scoring results (scoring rubrics) from PE teacher in SMAN 8 Malang, which include: 1) the most frequent competence to be taught or to be conducted was big-sized ball game, 2) in basketball and volleyball topics, there were competence tests but there were no indicator explanations (scoring test process), 3) basketball competence scoring test conducted by PE teacher in SMAN 8 Malang was tend to be product-oriented. Therefore, the objective of this research was to develop basketball competence instrument tests (practice skill which includes explanations of indicators/scoring test process and explanations of working performance forms/result-based test) to enable teachers of PE class for SMA/SMK students. The setting of this research was SMA Negeri 8 Malang, the try-out subjects field try-out with 96 students (3 parallel classes) consists of students of class X MIPA 1, XI MIPA 2 and class XI MIPA 4 SMA Negeri 8 Malang. Validation results of 2 basketball experts showed that the development product was 91% can be used without revision, validation from expert of PE evaluation started that 81% of the development product can be used without revision, validation of the media expert showed that the development product was 97% can be used without revision. The field try-out result on basketball dribble skill test showed 0,520 validity, 0,549 reliability, and 0,839 objectivity, while for under-ring shooting skill test showed 0,610 validity, 0,860 reliability, and 0,749 objectivity. Meanwhile, the validity of basketball skill battery test was 0,601. Therefore, it could be concluded that this basketball skill test for SMA/SMK was applicable to measure studentsÔÇÖ basketball skills packaged in autoplay and guidebook.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S2 Pendidikan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Aug 2017 04:29
Last Modified: 09 Sep 2017 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/62162

Actions (login required)

View Item View Item