Pengembangan modul belajar inkuiri terbimbing berbantuan multimedia pada materi metabolisme sel dan pengaruhnya terhadap literasi sains, keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar siswa kelas XII SMA / Mochammad Ali Mashur

Mashur, Mochammad Ali (2019) Pengembangan modul belajar inkuiri terbimbing berbantuan multimedia pada materi metabolisme sel dan pengaruhnya terhadap literasi sains, keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar siswa kelas XII SMA / Mochammad Ali Mashur. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

iv RINGKASAN Mashur, Mochammad Ali. 2018. Pengembangan Modul Belajar Inkuiri Terbimbing Berbantuan Multimedia Materi Metabolisme Sel dan Pengaruhnya Terhadap Literasi Sains, Keterampilan Berpikir Kritis, serta Hasil Belajar Siswa Kelas XII SMA.Tesis, Jurusan Pendidikan Biologi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Agr. Mohamad Amin, S.Pd., M.Si., (2) Dr. Umie Lestari, M.Si Kata kunci: modul belajar, inkuiri terbimbing, multimedia, Metabolisme sel, literasi sains, berpikir kritis, hasil belajar Kegiatan observasi yang telah dilakukan di SMA Darul Ulum 2 Jombang menunjukkan bahwa pola pembelajaran biologi masih dominan berpusat pada guru. Penggunaan bahan ajar yang kurang mengasah pada aspek literasi sains dan keterampilan berpikir kritis berdampak pada rendahnya kemampuan literasi sains, keterampilan berfikir kritis, dan hasil belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang masih rendah. Hasil angket pada kompetensi dasar (KD) biologi di kelas XII SMA menunjukkan bahwa 37 % siswa kesulitan pada KD metabolisme sel yang merupakan persentase terbesar apabila dibandingkan dengan KD pertumbuhan dan perkembangan, KD materi genetik, dan KD pola pewarisan sifat. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan modul inkuiri terbimbing berbantuan multimedia materi metabolisme sel yang layak dan tervalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli modul, dan praktisi pembelajaran. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui perbedaan skor literasi sains, keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar siswa kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee dan Owens. Peneliti menggunakan model ini karena sesuai dengan konten yang akan dikembangkan yaitu modul belajar yang terintegrasi dengan multimedia pembelajaran. Model pengembangan pembelajaran Lee dan Owens meliputi lima tahapan kegiatan yang sistematis yaitu (1) analysis terdiri dari dua komponen utama yaitu analisis kebutuhan (Need Assesment) serta analisis menyeluruh Front-end Analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Tahapan analisis yang terdiri atas analisis kebutuhan dan analisis menyeluruh (awalÔÇôakhir). Observasi lapangan (analisis materi, siswa, teknologi, situasi, isu, tujuan, dan biaya). Tahap desain, yang terdiri atas membuat rencana jadwal penyelesaian modul inkuiri terbimbing dan multimedia pembelajaran, menentukan spesifikasi multimedia, menyusun kerangka modul dan kerangka multimedia, struktur materi, kontrol konfigurasi yang dibuat. Tahap mengembangkan, yang terdiri atas tahapan (1) preproduksi (menyiapkan materi, video, gambar dan soal), (2) tahapan produksi (proses editing, menambahkan media yang diperlukan) dan (3) tahapan pascaproduksi (mensimulasikan hasil yang sudah dibuat dan mereview oleh ahli media, ahli materi, praktisi lapang/guru). Tahap implementasi terdiri dari uji coba skala kecil, dan implementasi yang dilakukan dengan kondisi pembelajaran sebenarnya dilakukan dengan quasi eksperimen di dua sekolah yaitu SMA Darul v Ulum 2 Peterongan dan SMA Budi Utomo Jombang. Tahap evaluasi menentukan tujuan evaluasi, menyusun instrumen, analisis dan pengumpulan data. Data hasil pengembangan dari validasi dianalisis secara deskriptif, sedangkan data nilai keterampilan berpikir kritis, literasi sains, dan hasil belajar dianalisis dengan statistik inferensial anakova one way dengan taraf signifikansi 5%. Uji prasyarat akan dilakukan terlebih dahulu, yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas sebelum analisis dengan anacova. Uji normalitas dengan memakai uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov, sedangkan LeveneÔÇÖs Test of Equality of Error Variances digunakan untuk uji homogenitas. Perolehan nilai validasi ahli materi pada tahap pertama yaitu pada tanggal 29 Juli 2018 diperoleh nilai 68,90 % dengan kriteria penilaian kurang valid. Hasil validasi tahap kedua setelah proses bimbingan dan revisi pada tanggal 6 Agustus 2018 diperoleh nilai validasi 100 % dengan kriteria penilaian sangat valid. Validasi oleh ahli modul sebesar 89,67%, ahli media 96,67%, validasi modul dan media oleh praktisi pembelajaran 87,50% dan 89,80%. Respon siswa terhadap modul dan media 80,08% dan 80,56%. Implementasi produk pengembangan di SMA Darul Ulum 2 dan SMA Budi Utomo menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan untuk keterampilan berpikir kritis siswa, karena nilai p= 0, 000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan modul hasil pengembangan dapat meningkatkan dengan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa. Kemampuan literasi sains terjadi peningkatan yang signifikan, karena nilai p= 0, 001 &#707; 0,05, sedangkan untuk hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan, karena nilai p = 0, 000 < 0,05.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Apr 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60826

Actions (login required)

View Item View Item