Pengembangan modul inkuiri terbimbing materi metabolisme biologi SMA dengan pendekatan bioinformatika untuk meningkatkan kemampuan literasi sains, berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif siswa / Eka Pujiastuti

Pujiastuti, Eka (2019) Pengembangan modul inkuiri terbimbing materi metabolisme biologi SMA dengan pendekatan bioinformatika untuk meningkatkan kemampuan literasi sains, berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif siswa / Eka Pujiastuti. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Pujiastuti, E. 2019. Pengembangan Modul Inkuiri Terbimbing Materi Metabolisme Biologi SMA Dengan Pendekatan Bioinformatika Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains, Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Kognitif Siswa. Tesis, Jurusan Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. arg. Mohamad Amin, S.Pd., M. Si, (II) Dr. Betty Lukiati, M.S. Kata Kunci: modul, inkuiri terbimbing, bioinformatika, metabolisme, literasi sains, berpikir kreatif, hasil belajar, Pembelajaran aktif menjadikan siswa berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran. Guru sebagai pembimbing hanya memfasilitasi dan membantu siswa mengembangkan kemampuan kecakapan hidup abad 21. Hasil wawancara dengan guru Biologi diperoleh informasi bahwa sumber belajar siswa hanya sebatas LKS yang proses penggunaannya membutuhkan bimbingan dari guru secara penuh, materi kurang kontekstual dan kurang lengkap sehingga pencapaian hasil belajar siswa <75%. Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih menggunakan metode diskusi-presentasi dan tidak mengembangkan keterampilan abad 21, sehingga kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa masih rendah. Solusinya adalah dengan mengembangkan modul inkuiri terbimbing dengan pendekatan bioinformatika pada materi metabolisme. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul inkuiri terbimbing yang layak, praktis, dan efektif; menjelaskan perbedaan kemampuan literasi sains; menjelaskan perbedaan kemampuan berpikir kreatif; dan menjelaskan perbedaan hasil belajar siswa antara pembelajaran menggunakan modul inkuiri terbimbing melalui pendekatan bioinformatika dengan pembelajaran melalui metode ceramah dengan menggunakan LKS. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Branch, 2009) yang terdiri dari tahap analyze (mengembangkan), design (merancang), develop (mengembangkan), Implementation (menerapkan), Evaluation (evaluasi). Jenis data penelitian berupa data kuantitatif dan data kualitatif yang diperoleh dari ahli materi, media, praktisi lapangan, dan siswa. Analisis data uji kelayakan dan kepraktisan dilakukan dengan teknik analisis deskriptif-kuantitatif, sedangkan keefektifan dianalisis dengan uji one way anacova. Hasil rerata uji kelayakan modul oleh ahli materi dan praktisi lapangan sebesar 97,91%, ahli penyajian modul 97,75% dan media penunjang pembelajaran modul sebesar 97,50%. Hasil uji kepraktisan modul sebesar 86%. Modul efektif meningkatkan hasil belajar kognitif sebesar 30,63%. Modul efektif meningkatkan keterampilan literasi sains dengan rerata indikator menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 15,28%, evaluasi dan disain penyelidikan ilmiah sebesar 21,67%, dan interpretasi data dan bukti secara ilmiah sebesar 91,17%. Modul juga efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dengan rerata rasa keingintahuan sebesar 13,89%, kelancaran sebesar 0,1%, keaslian sebesar 50%, elaborasi sebesar 46%, keluwesan sebesar 12,5%, berbeda sebesar 0,58%. Kesimpulan secara keseluruhan modul layak, praktis dan efektif untuk kegiatan pembelajaran Biologi.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60820

Actions (login required)

View Item View Item