Pengembangan buku ajar genetika untuk guru SMA berdasarkan identifikasi miskonsepsi genetika menggunakan instrumen three-tiers test / Muhammad Bagas Murditya

Murditya, Muhammad Bagas (2019) Pengembangan buku ajar genetika untuk guru SMA berdasarkan identifikasi miskonsepsi genetika menggunakan instrumen three-tiers test / Muhammad Bagas Murditya. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Murditya, M. B. 2018. Pengembangan Buku Ajar Genetika untuk Guru SMA Berdasarkan Identifikasi Miskonsepsi Genetika Menggunakan Instrumen Three-tiers Test. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima, M.Pd, (2) Prof. Dr. Siti Zubaidah, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: Miskonsepsi Genetika, Instrumen Three-tiers test, Buku Ajar, Guru biologi, siswa SMA. Sifat bahasan genetika (khususnya, genetika klasik) yang abstrak dan didominasi oleh analisis matematis menyebabkan rendahnya ketercapaian tujuan pembelajaran untuk kompetensi dasar (KD) terkait genetika di SMA. Kondisi ini diperparah dengan kegiatan pembelajaran genetika klasik yang intuitif dan adanya miskonsepsi ataupun ketidaklengkapan konsep pada buku teks biologi. Fakta tersebut menguatkan dugaan bahwa genetika klasik merupakan salah satu sumber miskonsepsi bagi pelajaran biologi di SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ajar genetika untuk guru biologi SMA berdasarkan hasil analisis miskonsepsi genetika klasik yang ditemukan pada siswa SMA, calon guru biologi dan guru biologi berlatar belakang pendidikan berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop and Disseminate) Thiagarajan dengan modifikasi pada tahap define yang ditujukan untuk mengakomodasi penyusunan instrumen threetiers test. Analisis data identifikasi miskonsepsi dilakukan secara deskriptif ÔÇô kuantitatif sedangkan analisis data validitas produk dilakukan secara deskriptif ÔÇô kualitatif. Hasil identifikasi miskonsepsi menunjukkan bahwa: 1) Seluruh populasi sampel menunjukkan miskonsepsi untuk indikator yang sama; 2) Tidak ada beda signifikan pada penguasaan konsep dari responden berlatar belakang PTN (Universitas Negeri); 3) Responden berlatar belakang PTN memiliki penguasan konsep lebih baik daripada responden berlatar belakang PTS (Universitas Swasta); 4) Tidak ada perbedaan penguasaan konsep yang signifikan antara guru biologi dan calon guru biologi; 5) Guru biologi dan calon guru biologi memiliki penguasan konsep lebih baik daripada siswa SMA; 6) Miskonsepsi genetika klasik yang diwariskan dari guru ke siswa bersifat massif dan resisten. Temuan tersebut merupakan dasar bagi pengembangan buku ajar genetika yang telah teruji validitasnya oleh validator dari Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Jember (Unej). Lebih lanjut, hasil penelitian dan pengembangan ini telah melalui seminar hasil di Jurusan Biologi FMIPA UM dan menunjukkan penerimaan publik (public acceptance) yang baik. Ini menunjukkan bahwa hasil penelitian dan pengembangan ini siap dijadikan dasar penelitian lain maupun diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60808

Actions (login required)

View Item View Item