Karakterisasi morfologi anatomi dan agronomi galur harapan kedelai serta pemanfaatannya sebagai e-modul pengayaan berbasis problem solving untuk SMA kelas X semester II / Nur Amaliah

Amaliah, Nur (2018) Karakterisasi morfologi anatomi dan agronomi galur harapan kedelai serta pemanfaatannya sebagai e-modul pengayaan berbasis problem solving untuk SMA kelas X semester II / Nur Amaliah. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Amaliah, Nur. 2017. Karakterisasi Morfologi, Anatomi dan Agronomi Galur Harapan Kedelai serta Pemanfaatannya sebagai E-Modul Pengayaan Berbasis Problem Solving untuk SMA Kelas X Semester II. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd., Pembimbing (II) Dr. Heru Kuswantoro, M.P. Kata Kunci :Kedelai, Karakterisasi, E-Modul, Problem Solving. Keanekaragaman hayati di Indonesia masuk ke dalam 8 megabiodiversity dunia yang berarti bahwa plasma nutfah di Indonesia sangat melimpah, salah satunya kedelai. Tanaman kedelai merupakan salah satu sumber pangan yang kaya akan protein nabati. Oleh karena itu, pemerintah terus menerus melakukan upaya peningkatan produktivitas biji tanaman kedelai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi dari tanaman kedelai yaitu melakukan karakterisasi. Karakterisasi pada tanaman dapat dilakukan pada beberapa organ, seperti daun, bunga, polong, biji dan agronomi dari tanaman itu sendiri. Setelah dilakukan karakterisasi, nantinya hassil karakterisasi akan diseleksi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, hasil karakterisasi tanaman pun dapat diaplikasikan ke dalam dunia pendidikan, misalkan diterapkan dalam salah satu bahan ajar yang digunakan peserta didik di sekolah. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan di salah satu sekolah yaitu SMA Negeri 5 Malang diketahui bahwa di sekolah tersebut sedang mencanangkan program pembelajaran yang berbasis IT, sehingga disarankan oleh guru bidang studi biologi untuk diadakan pengembangan modul yang berbasis elektronik. Saat ini, perkembangan abad 21 menyarankan kepada peserta didik untuk memiliki beberapa keterampilan dalam menghadapi tantangan global, diantaranya yaitu kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan teknologi informasi. Salah satu model pembelajaran yang setiap sintaksnya menfasilitasi peserta didik untuk terampil memecahkan permasalahan yang ditemukan yaitu model pembelajaran problem solving. Sebab itu, pengembangan modul elektronik yang berbasis problem solving dibutuhkan untuk meningkatkan kecakapan peserta didik dalam menghadapi tantangan abad 21. Penelitian ini terbagi ke dalam dua tahapan, yaitu penelitian eksperimen dan penelitian pengembangan e-modul. Penelitian eksperimen yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat morfologi, anatomi dan agronomi dari galur kedelai. Adapun galur yang digunakan dalam penelitian ini, yakni Snb/1087-147-2-7, Snb/1087-148-2-3, Snb/1087-210-4-12, Snb/1087-148-2-1,Snb/1087-148-2-10, Snb/1087-210-1-1, Snb/1087-147-2-2, MLGG 0896, Mlbr/MLG 0927-15 dan Sby/Pdm 651. Penelitian ini dilakukan di Inlitkabi , Kepanjen pada bulan Desember 2017-Juli 2018. Data dianalisis menggunakan uji analisis varians satu jalur, uji t berpasangan, dan uji korelasi. Hasil penelitian diketahui jika terdapat pengaruh jenis galur terhadap variabel yang diamati kecuali pada beberapa variabel morfologi daun, bunga dan polong. Galur hasil persilangan Sinabung dengan Malang Glycine max memiliki ukuran dan jumlah biji yang paling banyak sehingga dapat dijadikan salah satu sember perakitan varietas. Penelitian tahap kedua yaitu pengembangan bahan ajar berupa modul elektronik yang berbasis problem solving dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE. Namun pada penelitian ini, model ADDIE dimodifikasi hingga ke tahap develop saja. E-modul yang dikembangkan kemudian diuji validitas, praktikalitas dan keterbacaan. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa 91,76% materi pada e-modul layak digunakan dan 95% kegrafisan pada e-modul sudah dapat digunakan. Sedangkan hasil kepraktisan dari e-modul yaitu 89,2% dapat digunakan di SMA 5 dan 79,58% peserta didik mengatakan bahwa e-modul yang dikembangkan sudah baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60769

Actions (login required)

View Item View Item