Pengaruh varietas stroberi (Fragaria vesca) dan kadar gula terhadap kualitas nata berdasarkan tebal,berat dan kadar serat nata dari stroberi sebagai bahan ajar biologi di SMA / Tri Sakti Andayani

Andayani, Tri Sakti (2012) Pengaruh varietas stroberi (Fragaria vesca) dan kadar gula terhadap kualitas nata berdasarkan tebal,berat dan kadar serat nata dari stroberi sebagai bahan ajar biologi di SMA / Tri Sakti Andayani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tesis, Jurusan Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana Universitas Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.Pd, (II) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S. Kata Kunci: nata dari stroberi, diversifikasi pangan, bahan ajar, Bioteknologi. Stroberi merupakan salah satu jenis buah-buahan yang disukai oleh masyarakat. Daya pikatnya terletak pada bentuk dan warna buahnya yang merah mencolok dan rasanya manis masam menyegarkan. Masyarakat pada umumnya memanfaatkan buah stroberi sebagai buah meja, sirup, dodol, juice, selai, atau manisan. Sebagai salah satu daerah pariwisata di Jawa Timur, Kota Wisata Batu mempunyai dua macam buah unggulan yaitu buah apel dan buah stroberi. Stroberi termasuk jenis buah yang sensitif dan cepat rusak, serta umur masa simpannya relatif singkat. Hal ini disebabkan oleh kulit buahnya yang sangat tipis sehingga kulit buah mudah terluka dan cepat rusak akibat benturan fisik ataupun karena terkontaminasi oleh mikroorganisme bakteri maupun kapang. Stroberi merupakan buah tahunan yang dapat dipanen sepanjang tahun. Namun selama musim panen di dapat kurang lebih 20% buah stroberi rusak atau busuk dan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Oleh karena itu buah yang rusak atau busuk, bahkan yang bentuk buahnya jelek dapat dibuat menjadi bahan olahan baru melalui diversifikasi pangan menjadi produk olahan baru sebagai bahan baku nata dari stroberi dengan cara membuang bagian yang busuk atau rusak sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah 1) menguji perbedaan kualitas nata antara stroberi varietas California dan varietas Sweet charlie terhadap tebal, berat, dan kadar serat nata dari stroberi, 2) menguji perbedaan kualitas nata berdasarkan kadar gula antara 50 gram, 100 gram, 150 gram, dan 200 gram terhadap tebal, berat, dan kadar serat nata dari stroberi, 3) mengetahui pengaruh interaksi antara varietas stroberi dan kadar gula terhadap kualitas nata dari stroberi berdasarkan tebal, berat, dan kadar serat nata dari stroberi, 4) merancang hasil penelitian tentang pengaruh varietas stroberi dan kadar gula terhadap kualitas nata dari stroberi menjadi bahan ajar Biologi di SMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen untuk menguji perbedaan varietas stroberi dan kadar gula terhadap kualitas nata berdasarkan tebal, berat, dan kadar serat nata dari stroberi sebagai bahan ajar Bioteknologi di SMA. Data yang diambil dalam penelitian ini meliputi hasil pengukuran tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi yang diperlakuan dengan variasi varietas stroberi dan variasi penambahan kadar gula 50 gram, 100 gram, 150 gram, dan 200 gram dalam setiap 1000 ml sari buah stroberi dan diperam selama 14 hari. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama ada perbedaan kualitas nata antara varietas California dan varietas Sweet charlie terhadap tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi. Varietas Sweet charlie memberikan pengaruh paling tinggi terhadap tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi dan hasilnya berbeda nyata dibandingkan dengan varietas California. Kedua ada perbedaan kualitas nata berdasarkan kadar gula antar 50 gram, 100 gram, 150 gram, dan 200 gram terhadap tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi. Penambahan kadar gula sebanyak 150 gram memberikan pengaruh paling tinggi terhadap tebal lapisan nata dari stroberi dan hasilnya tidak berbeda nyata dengan penambahan kadar gula sebanyak 200 gram, tetapi berbeda nyata dibandingkan dengan penambahan kadar gula sebanyak 50 gram dan 100 gram, sedangkan penambahan kadar gula sebanyak 200 gram memberikan pengaruh paling tinggi terhadap berat dan kadar serat lapisan nata dari stroberi dan hasilnya berbeda nyata dibandingkan dengan penambahan kadar gula sebanyak 50 gram, 100 gram, dan 150 gram. Ketiga ada pengaruh interaksi antara kadar gula dan varietas stroberi terhadap tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi. Penambahan kadar gula sebanyak 200 gram terhadap varietas Sweet charlie memberikan pengaruh yang paling tinggi terhadap tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata dari stroberi dan hasilnya berbeda nyata dibandingkan dengan penambahan kadar gula sebanyak 50 gram, 100 gram, ataupun 150 gram. Untuk varietas California, penambahan kadar gula sebanyak 150 gram berpengaruh paling tinggi terhadap tebal dan berat lapisan nata dari stroberi dan hasilnya berbeda nyata dibandingkan dengan penambahan kadar gula sebanyak 50 gram, 100 gram, ataupun 200 gram, sedangkan penambahan kadar gula sebanyak 200 gram memberikan pengaruh paling tinggi terhadap kadar serat lapisan nata dari stroberi dan hasilnya berbeda nyata dibandingkan dengan penambahan kadar gula sebanyak 50 gram, 100 gram, dan 150 gram. Hasil penelitian ini selanjutnya dapat digunakan untuk merancang bahan ajar Biologi di SMA pada kompetensi dasar 5.2, yaitu: Mendeskripsikan implikasi bioteknologi pada sains, lingkungan,teknologi, dan masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Feb 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60336

Actions (login required)

View Item View Item