Efektivitas learning cycle 5E berkonteks SSI dalam meningkatkan pengetahuan epistemik dan keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan elektrolit dan reaksi redoks SMA / Rachma Nur Kartika Arum

Arum, Rachma Nur Kartika (2018) Efektivitas learning cycle 5E berkonteks SSI dalam meningkatkan pengetahuan epistemik dan keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan elektrolit dan reaksi redoks SMA / Rachma Nur Kartika Arum. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Arum, Rachma Nur Kartika. 2018. Efektivitas Learning Cycle 5E Berkonteks SSI Dalam Meningkatkan Pengetahuan Epistemik dan Keterampilan Argumentasi Siswa pada Materi Larutan Elektrolit dan Reaksi Redoks SMA. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dra. Sri Rahayu, M.Ed., Ph.D, (II) Dr. Yahmin, S.Pd., M.Si Kata Kunci: Learning cycle 5E, SSI, keterampilan argumentasi, pengetahuan epistemik, larutan elekrolit, reaksi redoks Literasi sains merupakan pemahaman seseorang tentang sains yang dapat diaplikasikan pada pengalaman sosial dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memiliki literasi sains akan mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan keterampilan sains dalam memecahkan permasalahan sosial yang ada di dalam lingkungan sesuai dengan fakta. Pada penggunaan literasi sains, diperlukan 3 aspek pengetahuan yang penting, salah satunya adalah pengetahuan epistemik. Pengetahuan epistemik merupakan suatu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana cara untuk mendapatkan pengetahuan itu sendiri, khususnya ilmu sains. Siswa yang memiliki pengetahuan epistemik akan memiliki keyakinan terhadap pengetahuan yang didapatkannya melalui proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya pembelajaran yang dapat meningkatkan pengetahuan epistemik siswa. Salah satunya dengan mengimplementasikan pengetahuan epistemik ke dalam proses pembelajaran. Implementasi yang tepat adalah mengeksplisitkan pengetahuan epistemik di dalam konteks SSI pada model pembelajaran yang sesuai. Konteks SSI yang diberikan merupakan isu-isu sosial yang ada di dalam masyarakat. Penggunaan konteks SSI, dapat meningkatkan keterampilan argumentasi dari siswa. Keterampilan argumentasi merupakan keterampilan yang dimiliki oleh siswa dalam menjawab dan memberikan pernyataan yang sesuai dengan fakta dan pengetahuan yang dimilikinya, guna menjawab permasalahan/isu sosial dalam konteks SSI. Sementara, model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Learning Cycle 5E. Model pembelajaran Learning Cycle 5E merupakan salah satu model pembelajaran dengan paradigma konstruktivisme yang banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Learning Cycle 5E berkonteks SSI dalam meningkatkan pengetahuan epistemik dan keterampilan argumentasi siswa, serta kualitas keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan elektrolit dan reaksi redoks. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method, yang lebih menekankan pada penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif digunakan sebagai penunjang data kuantitatif. Rancangan penelitian kuantitatif yang digunakan adalah model Quasi Experiment Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah 71 siswa kelas X SMA Jombang yang terbagi dalam 3 kelas penelitian, yaitu kelas Learning Cycle 5E berkonteks SSI, kelas Learning Cycle 5E, dan kelas konvensional. Intrumen penelitian ada dua yaitu instrumen perlakuan yang ii meliputi silabus, RPP dan LKPD materi larutan elektrolit dan reaksi redoks yang telah divalidasi isi oleh ahli dan instrumen pengukuran yang meliputi tes pengetahuan epistemik sebanyak 15 soal pilihan ganda yang berisi materi larutan elektrolit dan reaksi redoks (r = 0,805) dan tes keterampilan argumentasi sebanyak 2 soal essai (r = 0,633). Analisis data penelitian secara kuantitatif menggunakan analisis kovarian (ANOVA) untuk tes pengetahuan epistemik, sementara analisis data pada tes keterampilan argumentasi menggunakan analisis Kruskall-Wallis dengan bantuan program IBM SPSS 22 for windows pada taraf signifikansi 95% (α = 0,05). Analisis data secara kualitatif adalah kualitas argumentasi yang dibuat oleh siswa pada tes keterampilan argumentasi. Kualitas argumentasi ini dibuat dengan membedakan level/tingkatan keterampilan argumentasi yang dibuat oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berkonteks SSI lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan epistemik dan keterampilan argumentasi siswa dibandingkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan model pembelajaran konvensional pada materi larutan elektrolit dan reaksi redoks. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas keterampilan argumentasi siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berkonteks SSI lebih tinggi dan baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada materi larutan elektrolit dan reaksi redoks. Perbedaan kualitas argumentasi pada siswa, ditunjukkan oleh pencapaian level argumentasi. Pencapaian level pada siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berkonteks SSI lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Sementara pencapaian level argumentasi siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S2 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60213

Actions (login required)

View Item View Item