Pengaruh strategi Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) pada pembelajaran ikatan kimia terhadap pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa / Aldila Candra Kusumaningrum.

Kusumaningrum, Aldila Candra (2018) Pengaruh strategi Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) pada pembelajaran ikatan kimia terhadap pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa / Aldila Candra Kusumaningrum. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Kusumaningrum, Aldila Candra. 2018. Pengaruh Strategi Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) pada Pembelajaran Ikatan Kimia terhadap Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Subandi, M.Si., (II) Dr. Endang Budiasih, M.S. Kata kunci: ikatan kimia, keterampilan berpikir kritis, pemahaman konsep, POGIL, verifikasi Materi dan konsep-konsep dalam ikatan kimia bersifat abstrak karena siswa tidak dapat melihat ion, atom, molekul serta interaksi antar partikel tersebut. Oleh sebab itu, konsep-konsep tersebut perlu digambarkan pada level submikroskopik. Namun permasalahannya adalah bahwa guru jarang membelajarkan siswa tentang konsep ikatan kimia pada level submikroskopik dan menghubungkannya dengan level makroskopik dan simbolik, sehingga pemahaman konsep siswa menjadi rendah. Pemahaman konsep ikatan kimia yang rendah nantinya dapat membuat siswa kesulitan dalam memahami konsep kimia lainnya seperti kesetimbangan kimia, termodinamika dan reaksi kimia. Selain bersifat abstrak, konsep dalam materi ikatan kimia juga berkonteks literasi artinya konsep-konsep ikatan kimia banyak berhubungan dengan fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, perlunya siswa mempunyai keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan untuk berpikir secara logis dan teoritis berdasarkan fakta ilmiah. Keterampilan ini perlu dikembangkan agar siswa mampu menganalisis dan mengambil keputusan terhadap fenomena dalam kehidupan sehari-hari yang logis dan berlandaskan teori. Namun, fakta pembelajaran di kelas adalah kurangnya guru dalam melatih keterampilan berpikir siswa sehingga hanya terjadi pembelajaran dengan keterampilan berpikir yang rendah selama pembelajaran. Rendahnya pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis juga dapat disebabkan oleh strategi pembelajaran yang digunakan. Selama ini pembelajaran materi ikatan kimia lebih banyak menggunakan strategi verifikasi karena dirasa lebih praktis dan efisien waktu. Namun, pembelajaran dengan strategi verifikasi dirasa kurang memberikan kesempatan pada siswa untuk mengekplorasi pengetahuannya sendiri dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Salah satu strategi pembelajaran inovatif yang mempunyai potensi dalam membantu siswa meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis adalah strategi Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Strategi POGIL merupakan strategi pembelajaran berbasis guided inquiry dengan 5 tahap pembelajaran yang sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji: (1) keefektifan strategi POGIL dibandingkan strategi verifikasi; dan (2) potensi strategi POGIL dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi ikatan kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan posttest only control group design. Subjek penelitian adalah 66 siswa kelas X MIA SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2017/ 2018 yang terbagi dalam 2 kelas yang memiliki rerata kemampuan kognitif yang sama. Satu kelas dibelajarkan dengan strategi POGIL dan kelas satunya dibelajarkan dengan strategi verifikasi. Baik instrumen perlakuan (RPP dan LKS), maupun instrumen pengukuran (tes pemahaman konsep dan tes keterampilan berpikir kritis) telah divalidasi serta terbukti valid dan reliabel. Tes pemahaman konsep disusun berdasarkan proses kognitif Taksonomi Bloom dari C1-C4 yang terdiri atas 15 butir soal berbentuk two-tier dimana tier pertama terdiri dari lima pilihan jawaban dan tier kedua berupa alasan terbuka. Tes pemahaman konsep memiliki nilai koefisien reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,798 dengan kriteria tingkat reliabilitas tinggi. Tes keterampilan berpikir kritis berbentuk teks singkat tentang suatu fenomena yang disertai pertanyaan terbuka. Tes keterampilan berpikir kritis terdiri atas 5 butir soal yang didasarkan pada aspek keterampilan berpikir kritis Ennis (2011). Tes keterampilan berpikir kritis memiliki nilai keofisien Alpha Cronbach sebesar 0,680 dengan kriteria tingkat reliabilitas tinggi. Analisis data hasil penelitian dilakukan secara deskritif dan statistik yang menggunakan uji beda berupa one-tailed independent sample T-test melalui program SPSS Statistics 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi POGIL lebih efektif daripada strategi verifikasi dalam membantu siswa meningkatkan pemahaman konsepnya pada materi ikatan kimia; dan (2) strategi POGIL lebih efektif daripada strategi verifikasi dalam membantu siswa meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya pada materi ikatan kimia.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S2 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60202

Actions (login required)

View Item View Item