Pengaruh visualisasi statis dan analogi di dalam pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan argumentasi siswa pada materi elektrokimia / Findiyani Ernawati Asih

Asih, Findiyani Ernawati (2018) Pengaruh visualisasi statis dan analogi di dalam pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan argumentasi siswa pada materi elektrokimia / Findiyani Ernawati Asih. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Asih, Findiyani Ernawati. 2018. Pengaruh Visualisasi Statis dan Analogi di dalam Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Pemahaman Konseptual dan Keterampilan Argumentasi Siswa pada Materi Elektrokimia. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Suhadi Ibnu, M.A., Ph.D., (2) Dr. Suharti, S.Pd., M.Si. Kata kunci: visualisasi statis, analogi, inkuiri terbimbing, pemahaman konseptual, keterampilan argumentasi, elektrokimia Elektrokimia dipahami melalui representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Representasi submikroskopik sulit dipahami siswa apabila memiliki kemampuan berpikir formal yang rendah. Konstruksi konsep di dalam pembelajaran inkuiri terbimbing tidak mudah dilakukan siswa apabila konsep melibatkan aspek submikroskopik. Siswa dengan kemampuan berpikir formal yang rendah memiliki kecenderungan salah mengintrepretasikan fenomena yang tidak dapat dilihat seperti aliran elektron, migrasi ion, dan kespontanan reaksi redoks. Siswa membutuhkan visualisasi untuk memahami aspek submikroskopik elektrokimia. Visualisasi statis dan analogi dapat dimanfaatkan untuk memvisualisasikan aspek submikroskopik. Karakteristik yang berbeda dari visualisasi statis dan analogi dapat mempengaruhi ketercapaian pemahaman siswa. Visualisasi statis dan analogi dapat berfungsi sebagai scaffolding bagi siswa selama mengkonstruksi konsep yang melibatkan aspek submikroskopik, sehingga lebih mudah mencapai pemahaman. Tujuan dari pembelajaran selain mengarahkan ketercapaian pemahaman yang benar secara ilmiah, tetapi juga untuk melatihkan siswa berargumen menjelaskan fenomena elektrokimia di kehidupan sebari-hari. Elektrokimia membutuhkan keterampilan argumentasi siswa dalam menjelaskan aplikasi konsep seperti kontak amalgam gigi dengan logam lain dapat menimbulkan nyeri syaraf gigi. Siswa mengalami kebermaknaan belajar ketika menyadari bahwa pengetahuan yang dikonstruknya dapat bermanfaat untuk menjelaskan fenomena yang ada di lingkungan sekitar. Rancangan penelitian berupa quasy experiment design dengan desain nonequivalent posttest only control group untuk menjaring data pemahaman konseptual dan keterampilan argumentasi siswa. Sampel penelitian berupa sampel total dari kelas XII IPA1 dan XII IPA2 yang tersedia di SMAI Yakin Tutur Nongkojajar. Keefektifan visualisasi statis dan analogi diuji melalui pelaksanaan tiga metode yaitu pembelajaran inkuiri terbimbing dengan visualisasi statis (IT-vis), inkuiri terbimbing dengan analogi (IT-log), dan inkuiri terbimbing (IT). Keterbatasan jumlah sampel penelitian yang hanya tersedia dua kelas, memerlukan adanya pergantian metode di kedua kelas pada materi yang berbeda. Kedua kelas melaksanakan ketiga metode melalui urutan pergantian berbeda yaitu XII IPA1 IT-vis → IT-log → IT dan XII IPA 2 IT-log → IT → IT-vis. Data pemahaman konseptual dan keterampilan argumentasi diukur pada setiap pergantian metode. Data pemahaman didapatkan melalui instrumen pilihan ganda tingkat tiga sebanyak 28 butir soal terdiri dari 8 soal sel volta, 8 soal kespontanan reaksi dan korosi, dan 12 soal sel elektrolisis. Instrumen pemahaman memiliki validitas isi sebesar 87,7% kategori sangat tinggi dan koefisien reliabilitas sebesar 0,585 ketegori cukup. Data keterampilan argumentasi didapatkan melalui instrumen essay argumentatif tipe competiting theory sebanyak 6 soal terdiri dari 2 soal sel volta, 3 soal kespontanan reaksi dan korosi, dan 1 soal elektrolisis. Data pemahaman dan keterampilan argumentasi dianalisis dengan program SPSS melalui teknik independent samples t test, mann whitney u test, spearman rank order correlation, dan kuskal wallis. Hasil penelitian menunjukkan (1) pemahaman konseptual siswa dengan level sound understanding (SU) di kelas IT-vis > IT-log > IT, (2) pemahaman konseptual siswa yang dibelajarkan dengan IT-vis dan IT-log, IT-vis dan IT, atau IT-log dan IT berbeda secara signifikan, (3) keterampilan argumentasi siswa yang dibelajarkan dengan IT-vis dan IT-log, IT-vis dan IT, atau IT-log dan IT berbeda secara sifnifikan, (4) pemahaman konseptual siswa di kelas yang sama yang dibelajarkan dengan IT-vis, IT-log, dan IT berbeda secara signifikan, (5) keterampilan argumentasi siswa di kelas yang sama yang dibelajarkan dengan IT-mas, IT-log, dan IT tidak berbeda secara signifikan, dan (6) pemahaman konseptual dengan keterampilan argumentasi memiliki hubungan secara signifikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S2 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/60200

Actions (login required)

View Item View Item