Pengaruh Problem Based Learning (PBL) dengan scaffolding prosedural pada materi Fluida Dinamis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA Negeri 1 Slawi / Feny Puspitaningsih

Puspitaningsih, Feny (2018) Pengaruh Problem Based Learning (PBL) dengan scaffolding prosedural pada materi Fluida Dinamis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA Negeri 1 Slawi / Feny Puspitaningsih. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Puspitaningsih, Feny. 2018. Pengaruh Problem Based Learning (PBL) dengan Scaffolding Prosedural pada Materi Fluida Dinamis terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMA Negeri 1 Slawi. Tesis. Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Wartono, M.Pd, (II) Dr. Supriyono Koes Handayanto, M.Pd, M.A. Kata Kunci: problem based learning (pbl), scaffolding prosedural, kemampuan berpikir tingkat tinggi, fluida dinamis Standar penilaian sesuai Kurikulum 2013 menitikberatkan pada peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Upaya peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi terus ditingkatkan dengan menerapkan pembelajaran yang aktif, salah satunya adalah PBL dengan scaffolding prosedural. PBL membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang merupakan bagian dari kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penggunaan scaffolding prosedural berupa pertanyaan dapat membantu proses pemecahan masalah selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui apakah terdapat ada perbedaan kemampuan HOT antara siswa yang diberi PBL dengan scaffolding prosedural dengan siswa yang diberi pembelajaran dengan model ekspositori, 2) mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang berkemampuan tinggi dan rendah, 3) mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran yang diterapkan terhadap tingkat kemampuan tinggi dan rendah siswa, dan 4) mengetahui bagaimana PBL dengan scaffolding prosedural dapat mempengaruhi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Metode penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain rancangan explanatory. Desain penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design dan subjek penelitian sebanyak 34 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Desain penelitian kualitatif dalam bentuk paparan secara deskriptif dengan teknik wawancara semi terstruktur siswa kelompok kemampuan tinggi dan kelompok kemampuan rendah dari kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa instrumen perangkat pembelajaran (silabus, RPP, dan LKS) dan instrumen pengumpulan data (soal pretest dan posttest). Seluruh instrumen yang digunakan telah melalui uji ahli dan uji lapangan. Data hasil penelitian kualitatif dianalisis menggunakan uji hipotesis berupa analisis Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang diberi PBL dengan scaffolding prosedural dengan siswa yang diberi model ekspositori, 2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingat tinggi antara siswa berkemampuan tinggi dan rendah, 3) tidak ada interaksi antara pembelajaran yang diterapkan dengan tingkat kemampuan tinggi dan rendah siswa, and 4) PBL dengan scaffolding prosedural mempengaruhi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan kegiatan pembelajaran yang mampu menggali kemampuan analisis serta kreativitas siswa, melalui proses pemberian masalah dan proses kegiatan pemecahan masalah (eksperimen dan diskusi kelompok)

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S2 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/59924

Actions (login required)

View Item View Item