Eksplorasi kemampuan pemecahan masalah dan model mental materi alat optik dalam experiential learning pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo / Novi Arianti

Arianti, Novi (2018) Eksplorasi kemampuan pemecahan masalah dan model mental materi alat optik dalam experiential learning pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo / Novi Arianti. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Arianti, Novi. 2018. Eksplorasi Kemampuan Pemecahan Masalah dan Model Mental Materi Alat Optik dalam Experiential Learning pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Lia Yuliati, M.Pd. (II) Dr. Sunaryono, M.Si. Keyword: model mental, kemampuan pemecahan masalah, experiential learning, alat optik, representasi mental. Siswa mengalami kesulitan memecahkan masalah dan membangun model mental tentang materi alat optik. Kesulitan tersebut disebabkan siswa kurang memahami solusi pemecahan masalah dan karakteristik materi alat optik yang abstrak. Untuk itu diperlukan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi alat optik. Salah satu pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan model mental siswa adalah Experiential learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi kemampuan pemecahan masalah dan model mental siswa pada materi alat optik dalam pembelajaran Experiential learning. Penelitian menggunakan mixed method dengan embedded experimental design. Subyek penelitian adalah 35 siswa SMA Negeri 1 Badegan. Instrumen tes berupa 12 soal essai untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah dan 2 soal esai untuk mengetahui model mental siswa. Hasil uji coba lapangan pada 146 siswa menunjukkan bahwa instrumen kemampuan pemecahan masalah dan model mental memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis kemampuan pemecahan masalah dilakukan melalui statistik deskriptif, paired sample t -test, N-gain score effect size, dan dikategorikan menjadi expert dan novice. Analisis model mental siswa dilakukan berdasarkan uraian jawaban siswa, reduksi hasil wawancara dan pengkodean model mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah belajar menggunakan experiential learning. Experiential learning berpengaruh pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Walaupun terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah kategori expert, namun masih terdapat siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah kategori novice. Hal ini disebabkan karena siswa cenderung berfokus pada besaran yang diketahui dan melakukan manipulasi matematis. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terjadi perubahan model mental siswa selama dan setelah belajar menggunakan experiential learning. Experiential learning dapat membantu siswa membangun model mental yang sesuai dengan saintifik. Hal ini ditunjukkan dengan persentase model mental siswa yang sesuai dengan saintifik meningkat setelah experiential learning dilaksanakan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S2 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/59909

Actions (login required)

View Item View Item