Pengembangan model hybrid learning untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa kelas X SMA pada materi kinematika gerak / Ino Angga Putra

Putra, Ino Angga (2014) Pengembangan model hybrid learning untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa kelas X SMA pada materi kinematika gerak / Ino Angga Putra. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Angga Putra, Ino. 2014. Pengembangan Model Hybrid Learning untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa Kelas X SMA pada Materi Kinematika Gerak. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (2) Prof. Dr. Arif Hidayat, M.Si. Kata kunci: model hybrid learning, penguasaan konsep dan kinematika gerak. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada perubahan di bidang pendidikan. Teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga penguasaan konsep dan prestasi belajar siswa juga meningkatkan. Walaupun demikian,masih ada permasalahan yang ada yaitu salah satunya keterbatasan waktu belajar antara guru dan siswa. Menyikapi hal tersebut diperlukan strategi yang baik yaitu hybrid learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan, mendeskripsikan kelayakan, dan keefektifan dari model hybrid learning dimana untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi kinematika gerak. Penelitian ini merupakan penelitian & pengembangan yang menggunakan Metode Borg dan Gall. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket penilaian produk oleh validator, angket keterbacaan produk oleh siswa, angket keterlaksanaan produk oleh siswa, dan instrumen tes berupa soal pilihan ganda. Pengumpulan data melalui hasil wawancara, hasil angket yang diberikan kepada validator dan siswa dan hasil tes oleh siswa. Hasil angket dinilai berdasarkan skala Likert dan hasil tes melalui uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil uji validasi produk menunjukkan bahwa model hybrid learning sudah layak digunakan dengan nilai 3.32 dan buku panduan model hybrid learning juga layak digunakan dengan nilai 3.40 dimana nilai maksimal uji validasi sebesar 4. Keefektivitas diukur melalui penerapan model hybrid learning pada satu kelas yang dibandingkan pada kelas yang tidak menerapkan model hybrid learning dan datanya dianalisis melalui uji t. Sebelumnya, data hasil tes telah terdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa kelas dengan model hyrbid learning berbeda dengan kelas yang tidak menerapkan model hybrid learning. Hasil rata-rata penguasaan konsep pada kelas yang menerapkan model hybrid learning lebih tinggi dari pada kelas yang tidak menerapkan model hybrid learning. Produk pengembangan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan tersebut antara lain dapat digunakan siswa dimana pun dan kapan pun, dapat memberikan umpan balik (feedback) kepada siswa, dan juga membantu kerja guru untuk menilai siswa. Kekurangan yang ada pada produk pengembangan ini adalah balikan/feedback yang diberikan ke siswa masih kurang detail dan jelas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S2 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jul 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/59742

Actions (login required)

View Item View Item