EFL university students' communication apprehension: a note on learning strategies / Moh. Rofid Fikroni

Fikroni, Moh. Rofid (2018) EFL university students' communication apprehension: a note on learning strategies / Moh. Rofid Fikroni. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fikroni, M., R. 2018. Kecakapan Komunikasi Mahasiswa Pembelajar Bahasa Inggris: Sebuah Catatan Tentang Strategi Pembelajaran. Tesis, Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Rachmajanti, Dip. TESL, M.Pd. (2) Prof. Dr. H. Mohammad Adnan Latief, M.A. Kata Kunci: Communication Apprehension, Learning Strategies Communication apprehension (CA) dapat didefinisikan sebagai tingkat keengganan untuk berkomunikasi. Semakin tinggi level tersebut, semakin enggan para siswa untuk berbicara. Sementara itu, strategi pembelajaran mengacu pada rencana serta tindakan yang disengaja yang dilakukan oleh siswa untuk mempelajari bahasa. Ada enam jenis strategi pembelajaran; kognitif, metakognitif, terkait memori, kompensasi, afektif, dan strategi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah perbedaan strategi pembelajaran menghasilkan tingkat pemahaman komunikasi yang berbeda serta untuk mengidentifikasi jenis strategi pembelajaran mana yang memberikan hasil terbaik pada CA. Penelitian ini menerapkan desain penelitian kausal-komparatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sarjana yang terdaftar di kelas Academic Speaking dari Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Jember. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari SILL (Strategy Inventory for Language Learning) dan PRCA-24 (Personal Report on Communication Apprehension) yang telah diadaptasi. Selanjutnya, analisis inferensial ANOVA digunakan untuk menganalisis data serta untuk menguji hipotesis. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara strategi pembelajaran yang digunakan oleh siswa berdasarkan skor rata-rata communication apphension mereka (α = .0001). Dalam hal ini, strategi pembelajaran sosial, dengan skor rata-rata 51,13, terungkap memiliki perbedaan paling signifikan. Dari perbandingan masing-masing strategi pembelajaran, terungkap bahwa ada lima perbandingan yang dianggap sangat berbeda, yaitu; strategi sosial dan kompensasi (α = 0,001); strategi sosial dan afektif (α = .0001); strategi sosial dan metakognitif (α = .0001); strategi sosial dan kognitif (α = .0001); dan strategi kompensasi dan kognitif (α = 0,041). Namun, strategi pembelajaran lain dilaporkan tidak berbeda secara signifikan, di mana ia terdiri dari strategi kompensasi dan afektif (α = .667), strategi kompensasi dan metakognitif (α = .144), strategi afektif dan metakognitif (α = .924) , strategi afektif dan kognitif (α = .557), dan strategi metakognitif dan kognitif (α = 0,917). Sehubungan dengan hasil penelitian ini, peneliti selanjutnya sangat disarankan untuk membandingkan tingkat communication apprehension siswa dengan kemampuan berbicara mereka. Selain itu, sangat disarankan bagi mereka untuk menggunakan jenis metode penelitian yang lain seperti metode penelitian eksperimental untuk mengetahui apakah strategi pembelajaran yang digunakan oleh siswa benar-benar mempengaruhi tingkat communication apprehension mereka. Bagi dosen, untuk mengurangi tingkat communication apprehension siswa, akan lebih baik jika mereka menggunakan strategi sosial (strategi pembelajaran kooperatif) secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Inggris (ING) > S2 Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/58984

Actions (login required)

View Item View Item