Pengaruh literasi finansial dan digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan / Bayu Adi Laksono

Laksono, Bayu Adi (2019) Pengaruh literasi finansial dan digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan / Bayu Adi Laksono. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Laksono, Bayu Adi. 2019. Pengaruh Literasi Finansial Dan Digital Terhadap Tingkat Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Tesis, Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Supriyono, M.Pd., (2) Dr. Sri Wahyuni, M.Pd. Kata Kunci: Literasi, Finansial, Digital, Ketahanan Keluarga, Pekerja Migran Terbatasnya pekerjaan dan gaji serta peluang di negara lain merupakan pendorong adanya pekerja migran. Salah satu fenomena di Indonesia adalah Desa TKI. Julukan Desa TKI diberikan karena tingginya warga yang bekerja sebagai pekerja migran. Remitan oleh pekerja migran dipercaya mampu meningkatkan perekonomian. Faktanya, siklus keberangkatan pekerja migran berlanjut beberapa generasi. Hal tersebut mengindikasikan tingkat kesejahteraan masyarakat belum mumpuni. Tantangan keluarga pekerja migran adalah pengelolaan remitan dan komunikasi agar tetap harmonis selama bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh literasi finansial terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia. Tujuan selanjutnya adalah untuk meneliti pengaruh literasi digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia. Tujuan selanjutnya adalah untuk meneliti pengaruh literasi finansial dan digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia serta data lain yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ketahanan keluarga pekerja migran. Penelitian dilaksanakan di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan dengan pendekatan kuantitatif berupa analisis regresi linier berganda dan untuk memperkaya temuan digunakan analisis deskriptif dan varian. Penentuan responden menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang. Instrumen penelitian menggunakan panduan wawancara terstruktur. Pengumpulan data menggunakan wawancara berdasarkan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian melalui uji hipotesis menyatakan literasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat ketahanan keluarga. Literasi digital berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat ketahanan keluarga. Keduanya berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat ketahanan keluarga dengan besaran pengaruh sebanyak 26,6%. Tingkat literasi finansial maupun digital masuk kategori sedang, dan tingkat ketahanan keluarga masuk ketegori sangat tinggi. Literasi finansial keluarga pekerja migran ditinjau dari pendidikan, pekerjaan, intensitas remitan, serta banyaknya remitan memiliki perbedaan yang tidak signifikan. Literasi digital keluarga pekerja migran ditinjau dari pekerjaan memiliki perbedaan yang tidak siginifikan. Literasi digital keluarga pekerja migran ditinjau dari pendidikan memiliki perbedaan yang siginifikan. Keluarga pekerja migran yang cenderung memiliki tingkat literasi finansial rendah adalah lulusan pendidikan dasar, pekerjaan mengurus rumah tangga, menerima pengiriman uang dengan periode tidak menentu, dengan penerimaan uang satu sampai tiga juta, sedangkan yang cenderung memiliki literasi digital rendah adalah lulusan pendidikan dasar, pekerjaan petani, dan menggunakan paket data internet kurang dari satu GB per bulannya. Hasil penelitian menyatakan bahwa bukan pekerja migran saja yang harus mendapatkan program pelatihan, namun juga keluarganya, terutama pengelolaan keuangan dan pemanfaatan dunia digital dalam rangka meningkatkan ketahanan keluarga. Keluarga pekerja migran yang cenderung berliterasi rendah menjadi identifikasi awal sasaran prioritas program pelatihan dan pemberdayaan bidang finansial dan digital. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian yakni kepada keluarga pekerja migran yang berada di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan untuk mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan literasi finansial dan digitalnya secara mandiri. Kementerian Tenaga Kerja disarankan menempatkan tenaga lapangan yang memiliki keterampilan bidang pendidikan nonformal seperti pendampingan dan pemberdayaan. Perangkat Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan disarankan agar dapat mewadahi keluarga pekerja migran pada ekosistem wirausaha berbasis digital, selain memperoleh penghasilan keluarga pekerja migran juga dapat belajar mengenai pengelolaan keuangaan serta mengeksplorasi kemampuan digitalnya. Balai latihan kerja dan penyalur jasa tenaga kerja disarankan juga untuk mendukung pembangunan ekosistem wirausaha dengan memberikan pelatihan tidak hanya kepada pekerja migran namun juga keluarganya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S2 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Apr 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/57893

Actions (login required)

View Item View Item