Proses Pembelajaran Antar Pamong Belajar (Studi Kasus Peer Coaching di UPT PSPA Bima Sakti Batu) / Dear Krishantini

Krishantini, Dear (2018) Proses Pembelajaran Antar Pamong Belajar (Studi Kasus Peer Coaching di UPT PSPA Bima Sakti Batu) / Dear Krishantini. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Krishantini, D. 2017. Proses Pembelajaran Antar Pamong Belajar (Studi Kasus Peer Coaching di UPT PSPA Bima Sakti Batu). Tesis. Program Studi S2 Pendidikan Luar Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Rosyid Al-Atok, M.Pd ; (2) Dr. Umi Dayati, M.Pd. Kata kunci: Proses Pembelajaran, Pamong Belajar, Peer Coaching. Di UPT Pelayanan Sosial Petirahan Anak Bima Sakti Batu terdapat proses pembelajaran antar pamong belajar. Salah satu kegiatan pendidikan non formal adalah pembelajaran kepada pamong belajar. Seperti ketika seorang pamong belajar memerlukan pembelajaran untuk dirinya, pamong tersebut tidak akan serta merta menerima pembelajaran melalui pendidikan formal. Peran pendidikan non formal untuk membelajarkan pamong kepada pamong yang lain disebut proses peer coaching. Peer coaching adalah suatu metode pengembangan profesional untuk meningkatkan kemitraan dan menyelesaikan suatu permasalahan yang dialami oleh pamong belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) proses peer coaching antar pamong belajar, (2) faktor-faktor yang membangun atmosfir peer coaching, (3) peran informal leader dalam peer coaching, (4) manfaat peer coaching di kalangan sesama pamong belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan yakni model Miles and Huberman yang biasa disebut metode analisis data interaksi dengan tahapan yaitu reduksi data, display data, mengambil keputusan dan verifikasi. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan perpanjangan kehadiran, observasi mendalam, dan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh empat simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama (1) proses peer coaching antar pamong belajar menggunakan model pembinaan kolega, (2) Faktor-faktor yang membangun atmosfir peer coaching di UPT Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PSPA) Bima Sakti Kota Batu adalah partisipatif, kondisi fisik dan psikis yang baik, pemenuhan kebutuhan, mengatasi konflik, meningkatkan motivasi kerja, strategi membangun, (3) Peran informal leader sesama pamong seperti: proses pemilihan dan penetapan informal leader, tugas pokok dan fungsi informal leader (kepercayaan sesama pamong, bermain dalam team, fleksibel, komunikatif, etos kerja), kemampuan manajerial, membangun kerjasama dengan formal leader, (4) Manfaat peer coaching dikalangan sesama pamong belajar adalah: memperbaiki cara mengajar, menambah kepercayaan diri, memperoleh kepuasan, dan memperoleh feedback.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S2 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Feb 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/57878

Actions (login required)

View Item View Item