Manajemen penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas (studi multi situs di SDK Mardi Wiyata 1 dan SDK Indriyasana Malang) / Faustianus Banusu

Banusu, Faustianus (2018) Manajemen penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas (studi multi situs di SDK Mardi Wiyata 1 dan SDK Indriyasana Malang) / Faustianus Banusu. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Banusu, Faustianus. 2018. Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Spiritualitas (Studi Multi Situs di SDK Mardi Wiyata 1 dan SDK Indriyasana Malang). Tesis Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Maisyaroh, M.Pd (2) Dr. Agus Timan, M.Pd Kata-kata Kunci: karakter, manajemen, penguatan, pendidikan karakter, spiritualitas Pendidikan karakter merupakan kebutuhan vital yang sangat mendesak dan menjadi perhatian dari berbagai macam pihak terutama orang tua dan masyarakat. Desakan orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter menunjukkan ketidakpuasan akan kualitas lembaga pendidikan. Namun di sisi lain kontribusi yang diberikan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan anak-anak bangsa, tidak seideal harapan orang tua dan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pendidikan. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak keluarga dan masyarakat saat ini tak bisa lagi diandalkan sebagai basis pendidikan karakter bagi anak-anak bangsa ini. Setiap hari anak-anak menyaksikan secara langsung atau melalui media masa, praktik-praktik kejahatan, korupsi, ketidakjujuran, penyimpangan-penyimpangan, persaingan, pertengkaran, ketidakpedulian, acuh tak acuh, permusuhan, kebencian, dan intoleransi. Berangkat dari situasi ini tumbuh komitmen dalam lembaga pendidikan untuk melakukan perubahan. Perubahan ini dilakukan dengan memosisikan nilai-nilai spiritualitas sebagai basis penguatan pendidikan karakter, yaitu: cinta kasih, suka cita, kepedulian, persaudaraan, kesederhanaan, ketanggapan dan hospitalitas. Nilai-nilai spiritualitas ini dilaksanakan dalam proses belajar mengajar di sekolah melalui keteladanan dan upaya pembiasaan yang dirancang secara terencana, sistematis dan melembaga, dengan dukungan pelibatan kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Penelitian ini difokuskan pada tiga hal, yaitu (1) perencanaan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas di SDK Mardi Wiyata 1 Malang dan SDK Indriyasana Malang, (2) pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas di SDK Mardi Wiyata 1 Malang dan SDK Indriyasana Malang, (3) pengawasan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas di SDK Mardi Wiyata 1 dan SDK Indriyasana Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang difokuskan pada aspek perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas. Penelitian ini menggunakan rancangan studi multi situs, dengan metode komparatif konstan (the constant comparative method). Lokasi penelitian ini dilakukan di dua sekolah dasar yaitu SDK Mardi Wiyata 1 Malang dan SDK Indriyasana Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (in-depth interview), observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yang dilakukan sebelum melakukan penelitian, saat penelitian dan setelah penelitian. Penelitian ini menggunakan dua analisis data, yaitu: analisis situs individu, dan analisis lintas situs. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan credibility, dependability, dan confirmability. Temuan penelitian. Penguatan pendidikan karakter dilakukan melalui suatu sistem menajemen yang baik yaitu perencanan, pelaksanaan dan pengawasan. Tahap perencanaan penguatan pendidikan karakter dilakukan dengan (1) evaluasi program tahun sebelumnya, (2) menentukan nilai-nilai prioritas yang bersumber dari visi dan misi sekolah yaitu: kasih, suka cita, kebaikan hati, ketanggapan, persaudaraan, hospitalitas, kepedulian, (3) menentukan jenis kegiatan yaitu: (a) pembinaan rohani: doa harian, misa, aksi natal, paskah, bina iman, doa jalan salib, ziarah, retret, camping rohani dan doa rosario, (b) pembinaan mental dan kedisiplinan melalui tata tertib sekolah, (c) pembinaan estetika dan sportivitas dalam kegiatan ekstrakurikuler, (d) kegiatan pembiasaan dan keteladanan (4) menentukan sarana dan fasilitas pendukung yaitu (a) perlengkapan kebersihkan, (b) kotak sampah, (c) kotak kejujuran, (d) kantin sehat, (e) koperasi sekolah, (f) menciptakan lingkungan sekolah yang aman, asri dan menyenangkan, (5) menentukan penanggung jawab dan waktu pelaksanaan. Tahap pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas dilakukan dengan cara: (1) menerapkan sistem manajemen pengorganisasian partisipatif yaitu pelibatan kerja sama antara sekolah, orang tua dan masyarakat, dengan meningkatkan komunikasi dari hati ke hati (heart to heart). (2) Peran aktif kepala sekolah dalam memotivasi kinerja para guru dalam setiap kegiatan serta menghimbau semua warga sekolah untuk memberikan pelayanan dengan hati, menjadi teladan yang dilakukan terus menerus dan berkelanjutan. Nilai-nilai spiritualitas, dilaksanakan di sekolah melalui kegiatan kerohanian, pembinaan iman, pembinaan mental dan kedisiplinan melalui tata tertib sekolah, pembinan estetika dan sportivitas dalam kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan terintegrasi dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Tahap pengawasan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas dalam seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah dilakukan dengan melibatkan semua komponen sekolah sesuai peran dan fungsinya masing-masing. Peran aktif kepala sekolah dalam pengawasan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas berjalan dengan baik. Pengawasan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas dilakukan dengan cara: pengamatan, rekam jejak, pencatatan, pembinaan dan tindak lanjut dengan melibatkan semua komponen sekolah termasuk orang tua peserta didik dan tokoh masyarakat. Saran kepada (1) Kepala SDK Mardi Wiyata 1 Malang dan SDK Indriyasana Malang untuk berkomitmen menjadikan nilai spiritualitas sebagai basis penguatan pendidikan karakter di sekolah. Menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang kondusif bagi peserta didik untuk mendukung terciptanya penguatan pendidikan karakter berbasis spirituaitas yang efektif. Menjalin kemitraan yang harmonis dengan orang tua dan masyarakat peduli pendidikan, tokoh agama dalam gerakan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas di sekolah. (2) Dinas Pendidikan Kota Malang diharapkan untuk ikut berperan aktif dalam monitoring pelaksanaan penguatan pendidikan karakter di setiap satuan pendidikan. (3) peneliti lain untuk melakukan kajian tentang implementasi pedagogi hati dan kasih dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas di SDK Mardi Wiyata 1 dan SDK Indriyasana Malang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S2 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/57656

Actions (login required)

View Item View Item