Implementasi manajemen kurikulum berputar pada SMP Islam Bani Hasyim di Singosari Malang / Terry Restu Andriyani

Andriyani, Terry Restu (2015) Implementasi manajemen kurikulum berputar pada SMP Islam Bani Hasyim di Singosari Malang / Terry Restu Andriyani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Andriyani, Terry R. 2015. Manajemen Kurikulum Berputar Pada SMP Islam Bani Hasyim di Singosari Malang, Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. H. Kusmintarjo, M.Pd (II) Dr. Ahmad Yusuf Sobri, M.Pd Kata Kunci: manajemen kurikulum berputar, pendidik, peserta didik Visi misi sekolah terimplementasi dalam kurikulum yang dirancang, disusun, dan dikembangkan oleh sekolah secara mandiri. Sekolah yang mengimplementasikan visi misi dengan menyusun kurikulum secara mandiri adalah SMP Islam Bani Hasyim Singosari Malang. Kurikulum Berputar dilaksanakan sejak didirikannya sekolah yaitu pada tahun 2010. Adapun kajian mata pelajaran pada Kurikulm Berputar dibagi menjadi 4 aspek yaitu integrated science, Islam dan peradaban, kemampuan dasar dan pengembangan diri. Kurikulum Berputar memiliki kekhasan, untuk itu perlu dilakukan kajian penelitian. Tujuan penelitian sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan Manajemen Kurikulum Berputar yang meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian dan pengevaluasian kurikulum di SMP Islam Bani Hasyim. (2) Mendeskripsikan dampak Manajemen Kurikulum Berputar terhadap kompetensi tenaga pendidik di SMP Islam Bani Hasyim. (3) Mendeskripsikan dampak Manajemen Kurikulum Berputar SMP Islam Bani Hasyim terhadap perkembangan peserta didik meliputi input, proses, output dan outcome. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan data yang terkumpul, dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan datanya menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecukupan referensi. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) Kurikulum Berputar merupakan seperangkat mata pelajaran yang menyatu dan saling terkait dalam materi dan aktivitas pembelajaran dengan tema sebagai pengkait yang berlandaskan nilai-nilai pada qurÔÇÖan dan hadist. Adapun Manajemen Kurikulum Berputar meliputi: (a) tahap perencanaan, yaitu kurikulum disusun oleh lembaga pendidikan Bani Hasyim, kepala sekolah, dan guru yang dikemas dalam bentuk tema sebagai pusat utama kurikulum yang merujuk visi misi yayasan. Mata pelajaran yang terdapat dalam Kurikulum Berputar yaitu Islam dan peradaban, matematika, integreted science, bahasa Indonesia, dan Jawa, Bahasa Inggris, seni budaya, olah raga dan kepanduan. Kegiatan pembiasaan meliputi baca tulis qurÔÇÖan, tholabul Ilm, pro lingkungan, sholat. Kegiatan pengembangan diri yaitu ekstrakurikuler, osis, pramuka. (b) tahap pengorganisasian, dan pelaksanaan, meliputi jadwal kegiatan belajar yaitu senin sampai sabtu, dengan rincian SeninÔÇôKamis pembelajaran yang didampingi guru untuk masing-masing kelas sesuai kode guru pendamping, JumÔÇÖat setiap siswa mencari guru pendamping mandiri dengan menyesuaikan keinginan belajar masing-masing siswa, hari Sabtu adalah kegiatan unjuk diri, yaitu pentas seni, presentasi, bedah buku, pameran, dengan setiap pekan bergantian. Pelaksanaan aktivitas pembelajaran guru tidak menyusun perangkat pembelajaran (prota, proses, silabus, RPP), tetapi guru mempersiapkan materi dengan membuat LKS, dan media yang digunakan memanfaatkan sumber belajar yang relevan dengan tema yang terintegrasi dengan materi. (c) tahap evaluasi, pada Kurikulum Berputar dilakukan evaluasi setiap semester, yaitu dengan mengadakan kegiatan workshop kurikulum, yaitu masing-masing guru memberikan evaluasi yang berkaitan materi ajar, dan keberhasilan peserta didik dari segi akademik, dan non akademik. (2) Dampak Kurikulum Berputar pada pendidik, yaitu meliputi 4 aspek kompetensi, yaitu (a) pedagogik, pendidik lebih bebas mengembangkan materi, media, sumber belajar, metode secara kreatif, (b) kepribadian, pendidik lebih bertanggungjawab secara mandiri, tetapi memiliki kelemahan yaitu kedisiplinan. (c) sosial, pendidik bersikap objektif, dan saling menghargai terhadap siswa dan pendidik lainnya. (d) profesional, pendidik mengembangkan bahan ajar secara mandiri, tetapi membutuhkan waktu untuk menguasai materi pelajaran yang diampu, karena bersifat integrasi dan komprehensif. (3) Dampak Kurikulum Berputarpada peserta didik, yaitu (a) siswa merasa nyaman, dan santai dalam belajar, serta sesuai dengan perkembangan dari segi afektif, kognitif maupun psikomotorik. (b) Siswa merasa dihargai, karena dapat mengembangkan potensi dirinya melalui berbagai aktivitas kegiatan secara mandiri, (c) Siswa mengalami kesulitan dalam meteri ujian nasional, dikarenakan materi Kurikulum Berputar berbeda dengan materi pada umumnya. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan kepada : (1) Yayasan Bani Hasyim; (a) Membuat kebijakan program petunjuk pelaksanaan Manajeman Kurikulum Berputar di SMP Islam Bani Hasyim; (b) Sebaiknya mengikutsertakan secara aktif semua komponen sekolah, stakeholder dan orang tua dalam proses Manajemen Kurikulum Berputar. (2) Bagi Kepala sekolah; (a) sebaiknya melaksanakan proses supervisi dan evaluasi terhadap Manajemen Kurikulum Berputar; (b) Sebagai Manager sekolah perlu memotivasi dan menfasilitasi tenaga pendidik untuk mengembangkan diri melalui kegiatan ilmiah dan kependidikan; (c) Kepala sekolah sebagai administrator sekolah membuat kebijakan tentang aturan melaksanakan administrasi kelas untuk kegiatan proses perencanaan, pelaksanaan dan pengorganisasian serta pengevaluasian Kurikulum Berputar. (3) Bagi tenaga pendidik; (a) Membuat administrasi pembelajaran dan melaksanakan manajemen kelas; (b) tenaga pendidik sebaiknya mengembangkan diri dengan membuat bahan ajar yang lebih maksimal (selain LKS) sebagai tindak lanjut dari Manajemen Kurikulum Berputar; (c) Tenaga Pendidik SMP Islam Bani Hasyim, hendaknya: meningkatkan kualitas kinerja melalui formasi kerjasama (teamwork) dan lebih disiplin; (4) bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam memperluas cakupan penelitian Manajemen Kurikulum pada jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S2 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jun 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/57574

Actions (login required)

View Item View Item